Jadi Peredam Amukan Gunung Kelud? Ini Kisah Magis Salah Satu Candi Terpopuler di Blitar, Jawa Timur

inNalar.com – Salah satu candi di Blitar, Jawa Timur ini disebut-sebut dibangun sebagai peredam amukan Gunung Kelud.

Candi tersebut bernama Candi Penataran. Terletak di Penataran, Kec. Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Gunung Kelud merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif di Indonesia bahkan hingga saat ini.

Baca Juga: Bikin Betah Nongkrong Berjam-jam! Ini 5 Cafe di Blitar, Jawa Timur yang Punya Banyak Spot Foto Instagramable

Gunung Kelud ini memiliki rentang waktu meletus yang cukup pendek yakni 9 hingga 25 tahun sekali.

Dilansir dari buku yang berjudul Super Volcano menyebutkan bahwa Gunung Kelud merupakan salah satu gunung paling berbahaya di dunia.

Maka dari itu, sejak zaman jawa kuno masyarakat melakukan berbagai upaya untuk mengatasi bencana vulkanik yang diakibatkan oleh amukan Gunung Kelud.

Baca Juga: Mudah Diakses Difabel, Mall Megah se Jawa Tengah Ini Sediakan Kursi Roda dengan Konsep Unik

Upaya tersebut dilakukan dengan cara pembuatan bendungan dan sudetan sungai sampai dengan tindakan spiritual.

Tindakan spiritual tersebut yakni menenangkan penguasa Gunung Kelud dengan membangun tempat peribadatan pada lereng gunung.

Tempat peribadatan tersebut ialah Candi Penataran. Pembangunan Candi Penataran ini bermula karena rasa syukur Raja Kertajaya ketika letusan Gunung Kelud diawal abad-12 tidak terlalu merusak wilayah Kediri pada saat itu.

Baca Juga: 2 Jam ke Bandung, 3 Daerah Penghasil Orang Cerdas di Jawa Barat Ini Catatkan Angka Kemiskinan di Luar Nalar

Beredar cerita bahwa amukan Gunung Kelud tersebut mereda karena doa dari seorang pendeta yang bernama Empu Iswara Mapanji Jagwata.

Di kawasan pendeta tersebut berdoa, akhirnya dibangun tempat peribadatan yang menjadi awal berdirinya Candi Penataran tersebut.

Dari satu tempat peribadatan, Candi Penataran pun berkembang dan diperluas, dibangun dari era Kediri hingga Majapahit.

Setelah keruntuhan Kerjaan Majapahit, Candi Penataran ini sempat menghilang hingga tahun 1815.

Candi Penataran tersebut ditemukan kembali oleh Thomas Raffles pada saat Gubernur Kolonial Inggris tersebut melakukan ekspedisi di tanah Jawa.

Dengan berbagai cerita mitologi yang beredar mengenai Candi Penataran yang mengisahkan cerita magis didalamnya. Namun, Candi Penataran ini tidak pernah sepi oleh pengunjung. Saat ini, Candi Penataran merupakan salah satu tempat wisata yang cocok dikunjungi bersama dengan keluarga.***

 

Rekomendasi