Jumlah Orang Pintar di Bandung Kalah Jauh dengan Kota Paling Tajir se-Jawa Barat Ini, Bisa Tebak?

inNalar.com – Berdasarkan data BPS, saat ini Kota Bandung menjadi kota yang mengalami kenaikan IPM tertinggi di Jawa Barat.

Diketahui pada tahun sebelumnya, IPM di Kota Bandung sebesar 81,96, dan pada tahun 2022 menjadi 82,50.

Kenaikan angka IPM di Kota Bandung tersebut, menjadi angka tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Terpanjang di Indonesia!, Ternyata Jalan Tol di Sumatera Selatan Ini Telan Biaya Rp 21,95 T

Dengan begitu, hal tersebut tentu menunjukkan bahwa kualitas sumber daya di Kota Bandung mengalami peningkatan.

Mulai dari Kualitas kesehatan, pendidikan, serta pengeluaran masyarakat di Kota Bandung.

Pada dimensi Usia Harapan Hidup, data tahun 2022 ternyata juga menunjukkan peningkatan yaitu sebesar 0,29.

Baca Juga: Jadi Salah Satu Proyek Termahal di Indonesia, Jalan Tol di Jawa Barat Ini Bakal Telan Biaya Rp 56 Triliun?

Sedangkan pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS), dan juga Rerata Lama Sekolah (RLS), masing-masing mengalami peningkatan sebesar, 0,02 dan 0,01.

Pada Dimensi Standar Hidup Layak (SHL), angka pengeluaran perkapita dibahas di Kota Bandung juga mengalami kenaikan, dari 16.996,00 menjadi 17 639,00.

Namun, kenaikan angka IPM tersebut tidak menutup kemungkinan jika jumlah orang pintar di Kota Bandung kalah dengan salah satu Kota yang terkenal tajir di Jawa Barat.

Baca Juga: 2 Jam ke Bandung, 3 Daerah Penghasil Orang Cerdas di Jawa Barat Ini Catatkan Angka Kemiskinan di Luar Nalar

Kota Depok diketahui memiliki angka kemiskinan paling rendah diantara semua daerah di Jawa Barat.

Angka kemiskinan maupun pengangguran di Kota Depok Jawa Barat, diketahui sebanyak 2,53.

Hal itu tidak terlepas dari beberapa progam yang diterapkan di Kota Depok, Jawa Barat tersebut.

Diantara progam tersebut adalah adanya bantuan pangan, bantuan lansia dan disabilitas.

Kemudian santunan kematian, bantuan ketampilan, dan yang paling berpengaruh adalah pelatihan kerja untuk warga yang tidak mampu.***

 

Rekomendasi