Memakan Biaya 27,49 Triliun, Pembangunan Tol IKN Balikpapan-Samarinda akan Bernuansa Alam dengan Ribuan Pohon

inNalar.com – Saat ini, Indonesia tengah dalam masa pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan timur.

Banyak sekali proyek yang tengah dalam pembangunan di IKN. Salah satunya ialah jalan tol.

Adapun alasan dari pembangunan jalan tol disana juga memiliki fungsi dalam memudahkan akses lalu lintas, agar IKN dapat berfungsi secara optimal.

Baca Juga: Pelabuhan Raksasa di Jawa Barat Jadi Salah Satu Proyek Termahal di Indonesia, Memakan Anggaran Rp 50 Triliun!

Agar lebih paham, jalan tol sendiri merupakan singkatan dari tax on location. Sedangkan salah satu Fungsi dari adanya jalan ini adalah agar dapat Meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas barang dan orang.

Salah satu jalan tol yang dibuat di IKN adalah jalur Balikpapan – Samarinda. Tentunya pembangunan proyek IKN ini tentu akan memakan biaya yang fantastis.

Karena dalam pembuatan tol Balikpapan – Samarinda ini saja sudah memakan biaya 27,49 triliun. Bahkan biaya itu juga belum memasukkan perkiraan dari biaya pembebasan lahan sebesar 3,11 triliun rupiah.

Baca Juga: Kaum Mendang-Mending Minggir! 1 Unit Rumah di Perumahan Elit Surabaya Ini Bisa Capai 2 Milliar Rupiah!

Tapi sebenarnya ingin seperti apa tol yang akan dibuat di IKN itu? Apakah memang membutuhkan biaya sebanyak itu?

Tentu saja akan memakan banyak biaya. Karena jalan tol yang dibangun tidak hanya satu, melainkan ada 6 seksi.

Hal tersebut dijelaskan oleh Junaidi, selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, ia menjelaskan jika pembangunan jalan Tol IKN dengan tersambungnya antara Tol Balsam tersebut akan terdiri dari enam seksi. Ruas jalan tol dengan pembangunan pertama ialah Segmen 3A dan 3B.

Baca Juga: Hati-hati Unggah Foto Pribadi Bisa Disalahgunakan, Pelecahan Seksual Menggunakan AI Viral di Twitter!

Pembangunan tol pertama itu akan dimulai dari Kilometer 11 atau Kilometer 13, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Jadi Seksi 1 jalan Tol Balsam, adalah jalan Tol Karang Joang.

Begitulah dan berlanjut hingga ke semua seksi pembangunan jalan tol. Sehingga akhirnya kurang lebih akan memakan biaya 27,49 triliun.

Adapun target dari selesainya pembangunan jalan tol ini adalah di bulan Juni 2024. Dengan selesainya proyek ini pada tahun depan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerangkan perjalanan ke kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) akan lebih mudah.

Menurutnya, pembangunan jalan tol ini akan memangkas waktu perjalanan menuju IKN di KIPP. Sebelumnya yang membutuhkan waktu 2 jam, jadi hanya butuh waktu 30 – 40 menit saja untuk tiba di KIPP.

Tidak hanya itu, hal lain yang membuat biaya semakin mahal adalah karena akan ditanami banyak pohon di sekitar jalan tol IKN Balikpapan – Samarinda.

Menteri PUPR Basuki juga melanjutkan penjelasannya dengan menerangkan nantinya jalan tol Balikpapan – Samarinda ini akan ditanam sebagai beautifikasi beserta dikelompokkan sesuai dengan jenis-jenis tanamannya. Adapun jenis tanaman yang ditanam ialah ketapang kencana, pulai, suren, beringin, damar, hingga trembesi yang pas untuk koridor jalan tol.

Belum selesai, di jalan Tol IKN Balikpapan – Samarinda segmen 3B juga nantinya akan dibangun sebanyak 12 tenda nursery menggunakan luas 2,3 hektar. Dan total saat ini kurang lebih skkitar 52.000 pohon dan masih terus bertambah hingga nantinya mencapai ratusan ribu pohon yang akan ditanam di koridor jalan tol.

Sekarang, proyek pembangunan jalan tol Balikpapan – Samarinda ini diperkirakan sudah selesai 22,24%. Dengan target penyelsaian adalah bulan Juni 2024.***

Rekomendasi