

inNalar.com – Kini, warga Sulawesi patut bergembira. Pasalnya, mimpi seluruh warganya telah menjadi kenyataan dengan adanya proyek pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi.
Proyek Kereta Apri Trans Sulawesi ini membentang dari daerah selatan seperti Makassar hingga ke daerah utara yakni Manado.
Tak tanggung-tanggug, investasi proyek Kereta Api Makassar – Parepare di Sulawesi ini ditaksir mencapai Rp 9,28 Triliun.
Adapun sumber pembiayaan pembangunan proyek kereta api trans Sulawesi ini berasal dari dana APBN, dana Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), serta APBD.
Diungkap dalam laman resmi DJKN Kemenkeu RI, dana APBN yang tersedot untuk proyek kereta api Makassar – Parepare dan Maros – Barru ditaksir mencapai Rp 6,3 triliun.
Adapun dana yang digunaka dari APBD ditaksir mencapai Rp 84 miliar, dikhususkan untuk pembiayaan pengadaan tanah.
Baca Juga: Jadi Peredam Amukan Gunung Kelud? Ini Kisah Magis Salah Satu Candi Terpopuler di Blitar, Jawa Timur
Selain itu, sumber biaya dari KPBU ditaksir mencapai Rp 1,96 triliun, sedangkan dari LMAN sebanyak Rp 1,1 triliun.
Kini, jalur rel kereta api yang telah siap dijelajahi warga Sulawesi, khususnya masyarakat sepanjang jalur Kota Maros hingga Kab Barru ialah 118 km.
Dalam kanal YouTube Presiden Joko Widodo, Jokowi mengungkap bahwa keberadaan Kereta Api di Sulawesi ini diharapkan mendorong minat masyarakat di sepanjang jalur Kota Makassar – Parepare dan Kota Maros – Barru untuk memilih menggunakan fasilitas ini daripada bermacet-macetan dengan mobil pribadinya.
Sebenarmya sejak 29 Oktober 2022, uji coba kereta api pertama di Sulawesi ini sudah mulai melakukan uji coba pengoperasiannya pada enam titik stasiun dari mulai wilayah Garongkong, Kab Barru sampai dengan Kab Pangkep.
Namun, tercatat pada akhir Februari 2023 lalu, kereta api pertama di Sulawesi ini baru beroperasi di sembilan titik stasiun lintasan Maros – Barru dari total 16 titik stasiun yang diharapkan rampung.
Proyek pembangunan kereta api trans Sulawesi akan terus berlanjut hingga jalur rel yang siap beroperasi bisa menjangkau jarak hingga 142 km.
Diproyeksikan pula akan ada 16 stasiun yang aktif beroperasi untuk melayani kebutuhan akses mobilisasi masyarakat di wilayah Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan.
Diharapkan pula dengan adanya akses kereta api di sepanjang wilayah Sulawesi, jangkauan akses wisata dari satu kota ke kota lainnya pun akan semakin mudah.
Kini, warga Sulawesi patut berbangga karena kemudahan akses mobilitas bisa menjadi dasar pemacu kebangkitan ekonomi setiap daerah di sepanjang wilayah Makassar hingga Manado.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi