

inNalar.com – Salah satu bendungan yang sangat terkenal di Jawa Tengah adalah Bendungan Gajah Mungkur.
Bendungan yang disebut-sebut terbesar di Jawa Tengah tersebut berlokasi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Tinggi dari Bendungan Gajah Mungkur, Jawa Tengah tersebut sekitar 30 meter, dengan panjang 830 meter dan volumenya sekitar 1.220.000 m3.
Bendungan Gajah Mungkur di Jawa Tengah aliranya berasal dari Sungai Bengawan Solo, yang merupakan sungai terbesar di Indonesia.
Luas bangunan maksimum dari Bendungan Gajah Mungkur di Jawa Tengah mencapai 9.100 hektar.
Dimana tempatnya mencakup tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Wonogiri, Ngadirojo, Nguntoronadi, Baturetno, Giriwoyo, Eromoko, dan Wuryantoro.
Dengan adanya salah satu Bendungan di Jawa Tengah tersebut, debit banjir maksimal di Bengawan Solo dapat dikurangi.
Yang semula debitnya berkisar 4.000 meter kubik per detik menjadi hanya 400 meter kubik per detik.
Selain digunakan sebagai pembangkit listrik dan penanggulangan banjir, Bendungan di Jawa Tengah tersebut juga bisa difungsikan sebagai objek wisata.
Baca Juga: Punya Kuliner Mendunia, Daerah Besar di Sumatera Barat Ini justru Punya Angka Kemiskinan yang Tinggi
Pasalnya, pemandangannya yang indah dan menakjubkan membuat banyak wisatawan terpikat untuk mendatanginya.
Selain itu pengunjung juga dapat melakukan aktivitas lain seperti memancing, olahraga layang, serta kegiatan alam lainnya.
Namun, ternyata Bendungan yang disebut-sebut sebagai Bendungan terbesar di Jawa Tengah sekaligus salah satunya di Indonesia tersebut juga bisa berbahaya lho.
Pasalnya, tidak menutup kemungkinan apabila salah satu Bendungan terbesar di Indonesia itu jebol bisa menenggelamkan Indonesia.
Bendungan tersebut direncanakan dapat bertahan lama hingga 100 tahun.
Namun, terjadinya sedimentasi di area Bendungan Gajah Mungkur menyebabkan bendungan tersebut berumur tidak selama itu.***