Berpenghasilan 80 Juta Per Bulan, Desa di Jawa Tengah Ini Dijuluki Kampung Nelayan Terkaya se-Indonesia


inNalar.com –
Desa Bendar yang berlokasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dikenal sebagai kampung nelayan terkaya berkat viral di media sosial.

Kampung yang berada di pinggir Sungai Juwana ini tidak terlihat kumuh, malah banyak sekali rumah-rumah megah yang berdiri di sepanjang jalan.

Berlokasi sekitar 3 km tenggara Kecamatan Juwana, dulunya penduduk di sini tidak sekaya sekarang, di mana memang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.

Baca Juga: Uniknya Desa di Aceh, Penduduknya Punya Mata Warna Biru Padahal Orang Asli Pribumi

Seiringnya waktu, mereka pun bertransformasi dan beberapa orang mulai menjadi pengusaha kapal, sehingga membuat mereka sukses seperti dikenal saat ini.

Tidak tanggung-tanggung, kemakmuran yang ditunjukkan oleh tempat tinggal di desa ini ternyata dipengaruhi oleh penghasilan mereka.

Dalam sebuah video viral di TikTok, terlihat juga kapal-kapal megah berjejeran rapi di sepanjang pesisir, di mana semua itu milik warga desa ini.

Baca Juga: Bukan di Jakarta! 2 Mall Terbesar di Indonesia Ternyata Ada di Surabaya, Super Megah Banget!

Berkat lokasinya yang strategis antara sungai dan pesisir, mereka juga kerap kedatangan murid-murid dari SMK Pelayaran untuk melakukan kerja praktik.

Diketahui, karena sifat penduduk yang ulet dan rajin dalam menjala ikan, alhasil produk dari Juwana ini menjadi berkualitas.

Bukan hanya menjala, mereka juga investasi dan membuka usaha makanan seafood, serta usaha makanan seperti pindang ikan yang berkualitas.

Baca Juga: Disebut Santorini-nya Jawa Barat, Destinasi Wisata di Cianjur Ini Simpan Panorama Eksotis Samudera Hindia

Tidak heran bila penduduk di sini dapat meraup keuntungan yang besar, dan uang yang dihasilkan pun sekitar 80 juta hingga 100 juta Rupiah per bulan.

Selain dikenal karena kaya, desa ini juga memiliki tradisi adat unik yang mungkin tidak bisa ditemukan di tempat lain, yaitu Sedekah Laut.

Sedekah Laut merupakan tradisi pembuatan sesaji sebagai bentuk syukur atas kekayaan dan juga kualitas laut yang telah membuat mereka sukses.

Biasanya, peletakkan sesaji akan dilakukan di tengah muara Laut Jawa, kemudian desa akan dimeriahkan dengan berbagai macam pementasan tradisional dan serta karnaval.

Dikatakan, tradisi ini dibuat agar orang-orang tetap ingat untuk bersyukur kepada Yang Maha Kuasa dan berharap agar rezeki mereka terus dilancarkan.

Tradisi yang unik dan kehidupan mewah yang berbeda dengan desa lain membuat Desa Bendar menjadi pilihan wisata bagi pengunjung yang ingin melihat-lihat kehidupan nelayan miliader.***

Rekomendasi