

inNalar.com – Air adalah sumber kehidupan yang penting bagi manusia dan makhluk hidup lainnya dimana kebersihan air akan berpengaruh terhadap kesehatan.
Namun, saat ini banyak sekali kota di Indonesia yang menghadapi masalah pencemaran air yang mengkhawatirkan, salah satunya adalah Kota Padang.
Tidak hanya Kota Padang, ada juga beberapa kota di Sumatera Barat lainnya yang menghadapi masalah serupa.
Baca Juga: Tabir di Balik Pesona Yogyakarta yang Bikin Wisatawan Terpana Enggan Meninggalkannya
Berikut 5 kota di Sumatera Barat dengan tingkat pencemaran air tertinggi berdasarkan banyaknya desa/kelurahan.
5. Kab. Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan adalah salah satu wilayah yang ada di Provinsi Sumatera Barat dengan tingkat pencemaran air berasal dari 18 desa.
Pencemaran air di Kabupaten Pesisir Selatan ini mengalami kenaikan, dimana sebelumnya berasal dari 14 desa kini menjadi 18 desa.
Baca Juga: Dapat Perlakuan Khusus, Bali Bedakan Bule Asing dengan Wisatawan Domestik
4. Kab. Solok
Kabupaten Solok menjadi wilayah keempat yang memiliki tingkat pencemaran air tertinggi se Sumatera Barat.
Berasal dari 21 desa, pencemaran air di kabupaten ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 28 desa.
3. Kab. Pasaman Barat
Selanjutnya ada Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki pencemaran air tertinggi ketiga, berasal dari 21 desa.
Sama dengan Kabupaten Solok, pencemaran air yang tinggi di Kabupaten Pasaman Barat tahun sebelumnya berasal dari 28 desa.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Bule Mancanegara Ingin Menetap di Bali Meski Harus Rogoh Kocek Dalam-Dalam
2. Kota Padang
Kota Padang yang terkenal dengan pusat perbelanjaan mewah ternyata memiliki tingkat pencemaran air yang tinggi.
Pencemaran tersebut berasal dari 24 desa, hal ini sudah mengalami penurunan dimana sebelumnya berasal dari 57 desa. Banyak sekali bukan?
1. Kab. Pasaman
Terakhir ada Kabupaten Pasaman yang memiliki tingkat pencemaran air tertinggi se Sumatera Barat.
Pencemaran air Kabupaten Pasaman berasal dari 31 desa. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tingkat pencemaran telah bertambah dari 23 desa menjadi 31 desa.
Demikian informasi mengenai Kota Padang dan beberapa kota lain di Sumatera Barat yang memiliki masalah pencemaran air.
Mari bersama-sama menjaga kebersihan air di lingkungan terdekat mulai dengan cara yang paling dini, tidak membuang sampah sembarangan.***