

inNalar.com – Kota Sorong merupakan kota termaju yang ada di Papua, menampilkan bangunan-bangunan megah metropolitan.
Hal itu tidak terlepas dari pembangunan masjid agung yang dinamai Masjid Al-Akbar pada tahun 2018 lalu.
Sebagai ikon baru Provinsi Papua Barat, pembangunan masjid ini pun dibuat megah, membutuhkan biaya anggaran sebesar 72 miliar Rupiah.
Baca Juga: Usung Teknologi Anti Gempa, Perumahan di Sleman Ini Punya Desain Genteng Super Unik
Biaya ini berasal dari dana pemerintah dan juga donasi dari umat muslim, dibebankan sebesar 1 juta Rupiah kepada setiap keluarga yang mampu.
Pelelangan donasi sekaligus amal ini dilakukan pada Juli 2022 lalu untuk mempercepat perealisasian pembangunan kubah masjid.
Meski pembangunan belum selesai, jamaah sudah bisa sholat dan juga membaca Al Qur’an di lantai satu untuk sementara ini.
Kemewahan masjid ini ditambah dengan pembangunan menara yang direncanakan memiliki tinggi 99 meter, dilengkapi dengan dua lift dan restoran.
Menara ini akan dibuat menyerupai Monas atau pun menara di Masjid Agung Semarang yang langsung menghadap ke pemandangan Kota Sorong.
Dikatakan bahwa pembuatan menara ini menambah biaya anggaran yang semula 72 miliar menjadi tiga kali lipat, yaitu kurang lebih 220 miliar Rupiah.
Hal ini dikarenakan beberapa renovasi di sejumlah fasilitas yang telah dibangun, di mana mengusung tema mewah nan modern.
Memiliki konstruksi 4 lantai, masjid ini juga akan dilengkapi dengan lift serta eskalator, dan mampu menampung sebanyak 8 ribu jamaah.
Selain memiliki ruangan ber-AC, masjid ini juga akan menyediakan fasilitas yang ramah anak seperti tempat bermain dan perpustakaan.
Untuk menambah variasi dalam konsep wisata, akan dibangun toko-toko yang menyediakan oleh-oleh haji serta penginapan.
Pembangunan interior masjid pun juga tidak kalah megah. Direncanakan akan banyak ornamen antik dipasang, membuatnya menjadi masjid termegah se-Indonesia Timur.
Diharapkan, pembangunan masjid ini bisa menjadi pusat tempat ibadah muslim sekaligus salah satu destinasi wisata religi di Papua Barat.***