

inNalar.com – Provinsi Jawa Timur memiliki banyak sekali pondok pesantren besar hingga kecil dengan banyak santri yang ada didalamnya.
Salah satu pondok pesantren yang ada di Jawa Timur ini bahkan memiliki julukan atau sebutan sendiri yaitu Kampung Madinah.
Sebutan Kampung Madinah tersebut diberikan akibat luasnya wilayah pondok pesantren dan kuatnya pengaruh agama yang diberikan kepada warga sekitar.
Pondok pesantren tersebut tepatnya terletak di Temboro, Magetan, Jawa Timur dengan lokasi bangunan yang terpencar menjadi 3 bagian.
Bangunan pertama adalah pondok pusat, bangunan kedua adalah pondok utara, dan bangunan ketiga adalah trangkil darussalam.
Bangunan ketiga dari pondok pesantren di Jawa Timur, trangkil darussalam tersebut mayoritas diisi oleh pondok putri.
Pondok pesantren Al Fatah Temboro, itulah nama dari pondok pesantren di Jawa Timur yang dikenal sebagai Kampung Madinah.
Kapasitas santri yang diterima di Pondok pesantren Al Fatah Temboro, Jawa Timur tersebut mencapai 50.000 orang.
Dari 50.000 santri yang ada, 900-an diantaranya ternyata berasal dari luar negeri, kebanyakan dari Asia Tenggara.
Beberapa santri luar negeri yang belajar di Pondok pesantren Al Fatah Temboro tersebut ada yang dari Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Thailand.
Konsep pembelajaran yang diusung oleh Pondok pesantren Al Fatah Temboro di Jawa Timur ini adalah padauan antara tabligh dakwah dengan pesantren.
Pondok pesantren Al Fatah Temboro sendiri didirikan oleh KH. Khalid Umar sejak tahun 1950, 73 tahun yang lalu.
Menempati lahan dengan luas 50 hektar, pondok pesantren ini menjadi ponpes terbesar se Asia Tenggara.
Itulah mengapa, banyak santri ponpes di Jawa Timur ini yang berasal dari luar negeri khususnya Asia Tenggara.
Selain menjadi yang paling besar se Asia Tenggara, pondok pesantren di Jawa Timur ini bahkan dikenal sebagai Kampung Madinah oleh warga sekitar.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi