

inNalar.com – Tidak hanya di Jawa Timur, Jawa Tengah, ataupun Jawa Barat, di Provinsi DKI Jakarta juga terdapat pondok pesantren terbesar se Indonesia.
Jakarta sebagai mantan ibu kota Indonesia ini memiliki beragam pondok pesantren yang tersebar di seluruh wilayahnya.
Salah satu pondok pesantren terbesar di Jakarta adalah pondok pesantren Darunnajah yang telah berdiri sejak tahun 1961.
Pesantren Darunnajah yang berlokasi di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Selatan ini memiliki 17 cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Menjadi pondok pesantren terbesar di Jakarta, ponpes Darunnajah memiliki fasilitas mewah dan lengkap untuk menunjang kebutuhan santrinya.
Mulai dari fasilitas ibadah, sekolah, asrama, ruang pertemuan, dapur umum, ruang laundry, kolam renang indoor, bank, taman, production house, dan minimarket yang menyediakan berbagai macam kebutuhan santri.
Baca Juga: Pondok Pesantren di Kota Malang Ini Merangkap Jadi Tempat Wisata Bak Candi Prambanan
Mengenai tersedianya berbagai macam sarana dan prasarana tersebut, muncul perdebatan mengenai fasilitas modern yang dimiliki oleh pondok pesantren ini.
Beberapa orang berpendapat bahwa memiliki fasilitas seperti minimarket dan ruang laundry di pondok pesantren dapat membuat santri menjadi manja.
Pertama-tama, pondok pesantren Al-Ikhlas memiliki fasilitas minimarket yang menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari bagi santri.
Baca Juga: Meski Tak Ada Listrik, Kampung Kecil di Tasikmalaya Ini Punya Keindahan Bak Negara Switzerland
Fasilitas ini memberikan kemudahan bagi santri untuk memperoleh barang-barang yang mereka butuhkan tanpa harus keluar dari lingkungan pesantren.
Namun, ada kekhawatiran bahwa santri dapat menjadi terlalu bergantung pada fasilitas ini dan kehilangan kemandirian dalam mengurus kebutuhan mereka sendiri.
Selanjutnya, ruang laundry yang ada di pondok pesantren Darunnajah juga menjadi sorotan. Dengan adanya ruang laundry, santri dapat mencuci dan merawat pakaian mereka dengan lebih mudah dan praktis.
Ada juga yang berpendapat bahwa santri akan kehilangan keterampilan mencuci pakaian secara manual dan menjadi terlalu tergantung pada fasilitas modern.
Pendapat positif mengenai fasilitas tersebut yaitu dapat membantu santri dalam memfokuskan waktu dan energi mereka pada aktivitas keagamaan dan pembelajaran di pondok pesantren.
Tersedianya fasilitas mewah dan lengkap dari pondok pesantren terbesar di Jakarta seperti minimarket dan ruang laundry tentunya memiliki sisi negatif dan sisi positif tergantung perspektif yang dipilih.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi