Telan Dana 4,8 Triliun, Tol Bengkulu-Taba Penanjung Resmi Jadi Tol Pertama di Provinsi Bengkulu

inNalar.com – Kabar gembira kembali hadir bagi masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya bagi para pengguna jalan yang sering bepergian melalui jalan tol.

Provinsi Bengkulu kini resmi memiliki jalan tol pertama yang menghubungkan ruas Bengkulu dengan Lubuk Linggau.

Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung, tol pertama di Provinsi Bengkulu yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Kamis, 20 Juli 2023.

Baca Juga: 5 Kampung Muslim di Manado, Kota yang Terkenal Dengan Mayoritas Non-Islam

Pembangunan Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung sendiri sudah dimulai sejak tahun 2019 dan telah mulai beroperasi pada akhir tahun 2022.

Hingga akhirnya pada Juli 2023 hari ini, Presiden Indonesia Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung di Provinsi Bengkulu tersebut.

Dengan dana 4,8 triliun rupiah, pembangunan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar kota di Provinsi Bengkulu.

Baca Juga: Berdiri Kokoh Sejak 1906, Jembatan di Jawa Barat ini Simpan Perjalanan Panjang di Dunia Kereta Api Indonesia

Selain itu, diharapkan pula dapat mempercepat pergerakan barang dan manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

Dengan perjalanan yang hanya memakan waktu sekitar 15 menit, tol ini diharapkan menjadi sarana transportasi yang efisien dan efektif bagi warga Provinsi Bengkulu.

Memiliki panjang hingga 16,7 kilometer, Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung di Provinsi Bengkulu ini masih termasuk bagian dari Jalan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu.

Acara peresmian Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung oleh Presiden Jokowi pada 20 Juli 2023 dilengkapi dengan agenda pemukulan Raja Dol.

Baca Juga: Kampung Pelosok di Balik Gua dengan Akses Masuk Ekstrem Picu Adrenalin Ini Ada di Kebumen, Jawa Tengah

Raja Dol sendiri merupakan alat musik tradisional yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu. Setelah pemukulan Raja Dol, Presiden Jokowi juga melakukan penandatangan prasasti.

Terlihat bahwa area di sekitar Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung sangat asri dan damai, namun hingga saat ini belum ramai kendaraan.

Hal tersebut terjadi karena waktu tempuh dari pusat Kota Bengkulu menuju Lubuk Linggau melalui jalan tol sama dengan ketika melalui jalan nasional.

Meskipun demikian, jika Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung nantinya terhubung dengan Palembang, jalan tol tersebut akan sangat ramai kendaraan.

Dengan beroperasinya Tol Bengkulu-Taba Penanjung, diharapkan kualitas hidup masyarakat Bengkulu dapat meningkat, sektor ekonomi dapat tumbuh, serta potensi pariwisata dan investasi dapat semakin berkembang.***

 

Rekomendasi