

inNalar.com – Semua orang pasti tahu jika bandara pesawat haruslah memiliki lahan yang luas.
Karena dengan luasnya bandara, maka akan membuat landasan pacu atau saat mendaratnya pesawat menjadi lebih mudah.
Selain itu dengan luasnya bandara, maka pengunjung yang datang tidak akan sampai berdesak-desakan dan membuat nyaman para penumpang.
Namun berbeda dengan bandara di Sumatera Barat ini. Karena landasan pesawat di daerah Minangkabau ini memiliki luas lahan yang kecil, terutama jika dibandingkan dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Sekedar informasi tambahan, Bandara Internasional Minangkabau adalah satu-satunya landasan pesawat di Indonesia, bahkan di dunia, yang menggunakan nama etnik sebagai nama bandaranya.
Tidak hanya itu, Semua fasilitas yang ada di BIM pun juga menggunakan istilah dan nama Minang.
Ditambah lagi, gedung terminal yang digunakan para penumpang merupakan bangunan terbesar di Indonesia yang menggunakan arsitektur Minangkabau.
Sedangkan salah satu bandara terkecil yang ada di Sumatera barat adalah Bandara Rokot.
Karena bandara ini hanya memiliki lintasan pacu sepanjang 850 meter x 23 meter, diikuti dengan apron 60 meter x 40 meter, dan taxiway 75 meter x 15 meter.
Baca Juga: Telan Dana Fantastis Hingga 120 Miliar, Rokan Hilir Masih Dianggap Kekurangan, Mau Bangun Apa Lagi?
Bahkan maskapai penerbangan yang ada di bandara Pusako anak Nagari hanyalah Susi Air dengan pesawat Cassa 212 dan kapasitas 12 – 15 orang penumpang.
Selain itu, rute penerbangan yang ditawarkan maskapai tersebut hanya melayani dari Rokot ke Padang, dan begitu pula sebaliknya.
Bandara Rokot ini berlokasi di desa Rokot, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.
Tidak hanya itu, ada pula Bandara Pusako Anak Nagari, yang tercatat memiliki bandara terkecil di Sumatera Barat.
Bandara Pusako anak Nagari ini berada di Jorong Laban, Nagari Kapa, Luhak Nan Tuo, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.
Dikatakan kecil, karena bandara ini hanya memiliki panjang lintasan pacu 800 meter x 18 meter, diikuti dengan apron 70 meter x 30 meter, beserta taxiway 60 meter x 10 meter.
Mirip seperti di Bandara Rokot, maskapai penerbangan yang ada di bandara Pusako anak Nagari adalah Susi Air.
Akan tetapi, Maskapai Susi Air ini menggunakan pesawat Cassa 212 yang memiliki kapasitas penumpang 12 orang.
Adapun rute yang ditawarkan adalah dari Pasaman Barat menuju ke Pekanbaru, dan begitu pula sebaliknya.***