

nNalar.com – Bandung, kota romantis yang diciptakan ketika tuhan sedang tersenyum, begitulah slogannya.
Tak ada yang perlu di sangkal, agaknya semua manusia setuju dengan kalimat tersebut.
Bandung memang iconic, wisata yang selalu ramai di bandung adalah alun-alun dan jalan Braga. 2 tempat yang tak ada matinya.
Baca Juga: Wah! Konten Giveaway Membahayakan? Ini Beberapa Dampak Negatifnya, Salah Satunya Menyerang Mental
Tapi tahu gak sih? 5 bangunan di jalan Braga ternyata menyimpan kisah mistis, mungkin kamu pernah berpapasan dengan arwah gentayangan?
5. Gedung Braga Permai
Gedung yang selalu dikunjungi banyak wisatawan ternyata memiliki kisah mistis yang kelam.
Banyak wisatawan mengaku melihat pelayan dengan pakaian era kolonialisme belanda, ada juga yang mengatakan atmosfer di wilayah tersebut membuat bulu kuduk berdiri.
4. Gedung Grand Preanger
Tahukah kamu? Salah satu hotel di Kawasan Braga merupakan Hotel Tua yang menyimpan cerita mistis.
Hotel yang pernah trending twitter di tahun 2020 lalu, memancing komentar warganet yang turut mengomentari keangkeran gedung ini.
Konon katanya, salah satu pengunjung pernah melihat gedung ini terbakar, padahal nyatanya tidak. Kok Bisa?
3. Gedung Merdeka
Gedung merdeka merupakan gedung bersejarah di kawasan Braga.
Gedung ini pernah menjadi tempat pertemuan antara penguasa Indonesia dan Jepang pada masa pendudukan Jepang.
Banyaknya korban pada masa itu, membuat gedung Merdeka tak lepas dari kisah mistis warga sekitar.
2. Gedung Landmark
Gedung Landmark di Kawasan Braga merupakan gedung tua bekas peninggalan bioskop.
Atmosfer lembab, sunyi, dan horor kian kental disekitar gedung ini. Konon katanya, suara-suara aneh dan bau anyir seringkali tersiar diantara gedung ini.
1. Gedung Braga 20
Gedung peninggalan kolonialisme ini merupakan gedung yang paling sering dikunjungi oleh paranormal.
Mereka melakukan paranormal experience, konon katanya gedung ini adalah gedung yang paling sering dilihat penampakan-penampakan tak kasat mata.
Dibalik cerita-cerita mistis yang beredar, perlu diingat bahwa cerita-cerita tersebut bersifat subjektif.
Kisah-kisah mistis di suatu daerah seringkali didasarkan pada legenda, mitos, maupun buah bibir. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa Tuhan menciptakan jin dan manusia untuk hidup berdampingan.
Kalau kamu tim percaya bukan nih? ***(Febi Komala Dewi)