

inNalar.com – Peninggalan infrastruktur dari Belanda salah satuya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang berada di Pengalengan Bandung, Jawa Barat.
PLTA tertua ini sudah berusia sekitar 100 Tahun yang biasa disebut PLTA Lamajan, Bandung.
Memiliki kekuatan sebesar 3×6,5 Mega Watt (MW) PLTA Lamajan Bandung beroperasi sejak 1925.
Lokasi PLTA Lamajan Bandung ini unik karena berada di dataran tinggi Jawa Barat.
Bagi pekerja ataupun wisatawan harus menaiki lori atau kereta kecil untuk menuju PLTA Lamajan Bandung karena jalur yang cukup curam.
Jalur yang bisa ditempuh mengunakan kereta kecil yang bisa ditumbangi sekitar 6 orang ini sejauh sekitar 200 meter.
Setelah menumpangi kereta, para pekerja harus menuruni sekitar 500 anak tangga menuju pusat PLTA.
Ada 3 unit pembangkit yang menopang PLTA Lamajan ini. Memiliki kapasitas total 19.56 Mega Watt.
Fungsi PLTA ini adalah energi yang dihasilkan bertujuan memutar turbin di power house yang menciptakan energi listrik yang bisa digunakan.
Jika mengunjungi PLTA Lamajan akan melihat sepasang pipa kuning besar untuk mengalirkan air dari Sungai Cisangkuy disalurkan ke turbin.
Menariknya meskipun Pembangkit Listrik ini tertua di Indonesia, semua mesinnya aman tidak ada kerusakan dan masih original masa Belanda.
Keunikan dari PLTA tertua di Bandung ini selain performanya yang masih maksimal juga letaknya yang unik.
Apalagi terletak di dataran tinggi menyuguhkan keindahan alam serta udara sejuk menarik wisatawan.
Meskipun tidak difungsikan secara maksimal seperti dahulu PLTA Lamajan masih menjadi aset besar.
Faktanya juga PLTA ini membutuhkan debit air 0,5 meter kubik yan konsumsinya dinilai hemat dibanding lainnya.***(Melin Cahya Islachlaila)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi