Ternyata Ini Alasan Orang Batam Pandai Berkomunikasi dengan Banyak Bahasa

inNalar.com – Tentunya semua masyarakat telah mengenal kota Batam. Kota yang dijuluki sebagai Singapuranya Indonesia ini ternyata menyimpan fakta unik.

Meski berada jauh dari jangkauan Ibukota Jakarta, nyatanya Kota Batam diberikan sejumlah keistimewaannya tersendiri, terutama di bidang ekonomi.

Pasalnya, letak geografis Kota Batam sangat dekat dengan negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapura.

Baca Juga: Berkonsep Ramah Lingkungan, Sekolah di Bali Ini Disebut Paling ‘Hijau’ di Indonesia dan Dunia

Lalu, apa saja fakta unik yang menjadi ciri khas Kota Batam? Berikut ini deretan fakta unik tentang Kota Singapura nya Indonesia ini.

Pertama, Kota Batam telah dihuni sejak 231 Masehi.
Berdasarkan pencatatan sejarah yang didapat dari Traktat London 1824, diperkirakan penduduk asli Kota Batam yaitu berasal dari suku Melayu.

Penduduk asli Suku Melayu tersebut sering disebut sebagai orang selat, ada juga yang menyebutnya dengan orang Tambus.

Baca Juga: Satu-satunya di Kalimantan Barat, Danau di Sanggau Ini Punya Pondok Terapung, Berasa di Swiss

Penduduk asli Batam kala itu telah mendiami Batam sejak zaman kerajaan Temasek Singapura, yang merupakan bagian dari daerah kekuasaannya Kerajaan Sriwijaya.

Selain orang laut yang berasal dari suku Melayu, Kota Batam juga dihuni oleh suku Bugis.

Kedua, wilayah Kota Batam seluas 1.595 km2 dengan total penduduknya sekitar 1.196.396 jiwa, hingga akhirnya menjadikan Batam sebagai kota terbesar ketiga di Sumatera, setelah Medan dan Palembang.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film Barbie yang Tayang 2 Hari Sudah Pecahkan Rekor Fantastis

Ketiga, jarak antara pusat kota Batam menuju Singapura hanya berjarak 5,8 km. Maka tak heran jika penduduk Batam akan lebih sering pergi berjalan-jalan ke luar negeri daripada ke wilayah lainnya di Indonesia yang jangkauannya lebih jauh.

Keempat, pada perkembangannya, penghuni Kota batam ditinggali oleh penduduk yang memiliki latar belakang etnis yang sangat beragam, yaitu etnis Jawa, Batak, Minangkabai, Tionghoa.

Menariknya, penduduk Batam dikenal banyak yang memiliki kemampuan lebih dari satu bahasa.

Penduduknya ada yang terbiasa bilingual, trilingual, bahkan multilingual. Selain bahasa Indonesia, banyak juga yang bisa menguasai bahasa Hokkien.

Pasalnya, kebanyakan penduduk Batam juga berasal dari etnis Tionghoa yang berasal dari desa Tiongkok Fujian yang berdiaspora menuju Sumatera.

Tak hanya bahasa Hokkien, bahasa Kanton, bahasa Mandarin, dan bahasa Inggris pun banyak dikuasai oleh penduduk Batam.

Kelima, Kota Batam diberikan keistimewaan sebagai Kota Free Trade Zone. Sejauh ini di Indonesia hanya ada dua daerah yang diberikan hak tersebut, yaitu Sabang dan Batam.

Keuntungan dari adanya status ini adalah khusus di Batam dan Sabang, akan diberikan kebijakan bebas pajak atas barang impor maupun ekspor.

Itulah 5 fakta unik tentang Kota Batam yang belum tentu akan ditemukan di daerah lainnya.***

Rekomendasi