Bukan di Jombang, Inilah 5 Pondok Pesantren Tertua di Jawa Timur, Nomor 1 Asramanya Mirip Rumah Joglo

inNalar.com – Di Jawa Timur banyak terdapat pondok pesantren ternama dengan beragam sistem pendidikan yang baik. Tak terkecuali yang ada di Jombang.

Bahkan beberapa pondok pesantren di Jawa Timur tergolong usianya sudah sangat tua.

Pondok pesantren di Jawa Timur juga dikenal banyak dipimpin oleh para ulama kharismatik yang tak perlu diragukan lagi pemahaman agamanya.

Baca Juga: 6 Desa Wisata Yang Unik di Yogyakarta, Nomor 4 Menghasilkan 1000 Ton Teh Per Tahunnya Lho!

Maka tak heran banyak masyarakat di luar Jawa Timur yang rela menempuh pendidikan di pondok pesantren yang ada di daerah paling timur Jawa ini.

Berikut daftar 5 pondok pesantren tertua di Jawa Timur dikutip dari Youtube Sajadah Kyai.

5. Pondok Pesantren Tremas

Pondok Pesantren Tremas berada di Desa Tremas, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Baca Juga: Jadi Simbol Toleransi Umat Beragama, di Bali Terdapat 5 Rumah Ibadah dari Setiap Agama Letaknya Berdampingan

Pondok pesantren ini sudah ada sejak tahun 1830 yang didirikan oleh Kyai Haji Abdul Manan.

Kyai Haji Abdul Manan membentuk pondok pesantren ini usai dirinya menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren Tegalsari, Ponorogo, Jawa Timur.

Meski tergolong tua, kitab-kitab yang digunakan pondok pesantren ini masih di tahap tingkatan dasar.

Baca Juga: Terbesar se Asia Tenggara, Bendungan Raksasa di Batam Ini Mampu Tampung 101,2 Juta m3 Air

4. Pondok Pesantren Darul Ulum

Pondok pesantren Darul Ulum Banyuanyar terletak di Potoan, Patoan Dajah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Sebelum menjadi pondok pesantren, tempat ini semula adalah mushola kecil yang dibangun oleh Kyai Isbat bin Ishaq.

Pondok pesantren Darul Ulum Banyuanyar didirikan pada tahun 1787 dan pendirinya dikenal mempunyai ktawadhu’an dan kearifan yang luar biasa.

Nama Banyuanyar diambil dari bahasa Jawa yang berarti air baru atau mata air.

Pasalnya di tempat itu sempat ditemukan mata air oleh Kyai Isbat dan hingga kini tak pernah surut meskipun sedang musim kemarau.

Hingga saat ini keluarga besar Kyai Isbat masih mengelola pondok pesantren, meskipun kondisinya masih kurang dari cukup.

3. Pondok Pesantren Miftahul Huda

Pondok pesantren Miftahul Huda berada di Jalan Gading Pesantren No.38, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

Pondok pesantren ini berdiri sejak tahun 1768 oleh Kyai Haji Hasan Munandi.

Pondok pesantren yang sering disebut PPMH Malang ini juga mempunyai nama lain Pondok Gading karena berada di Kelurahan Gading.

Kyai Haji Hasan Munandi mengasuh pondok pesantren ini selama 90 tahun dan wafat di usia 125 tahun.

2. Pondok Pesantren Sidogiri

Pondok Pesantren Sigogiri berada di Kecamatan Kraton, Pasuruan, Jawa Timur.

Pendiri pondok pesantren ini adalah Sayyid Sulaiman yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.

Pondok Pesantren Sigogiri didirikan pada tahun 1718 yang semula adalah hutan belantara.

Saat proses pembangunan pondok pesantren ini, Sayyid Sulaiman dibantu oleh menantunya Kyai Aminullah.

1. Pondok Pesantren Al-Hamdaniyah

Pondok pesantren Al-Hamdaiyah ini berlokasi di Siwalan Panji, Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Pendiri pondok pesantren ini yakni Kyai Haji Hamdani dan sudah ada sejak tahun 1787.

Pondok pesantren ini memiliki keunikan bangunan yang masih asli sejak pertama kali dibangun.

Menggunakan dinding dari anyaman bambu dan kaki-kaki yang disangga beton, pondok untuk santri laki-laki ini seperti rumah joglo.

Pondok pesantren Al-Hamdaniyah melahirkan ulama besar salah satunya Kyai Haji Haysim Ashari.

Pendiri organisasi Islam Nahdlatul Ulama yang memiliki banyak pengikut di seluruh wilayah Nusantara.

Itulah beberapa pondok pesantren tertua di Jawa Timur lengkap dengan pendirinya.***

Rekomendasi