Satu-satunya di Indonesia! Kalimantan Timur Dijuluki Wilayah Penghasil Emas Hijau Terbesar di Dunia?

inNalar.com – Membicarakan Indonesia, pasti sudah tak asing dengan membicarakan kekayaan Indonesia. 

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, flora, fauna, bahkan harta material. 

Tak Hanya dengan alamnya, Hartono bersaudara bahkan masuk ke dalam 50 Orang terkaya di dunia.

Baca Juga: Eksotis! Pesona Keindahan Laut Pulau Bunaken Sulawesi Utara Bak Surga, Punya Spot Diving Terbaik di Dunia?

Tetapi, Indonesia ternyata memiliki wilayah yang dijuluki sebagai pusat emas hijau terbesar di dunia? 

Apa itu emas hijau? Lantas bagaimana bentuknya? 

Ya, Indonesia memiliki Kalimantan Timur sebagai pusat emas hijau terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Jadi Stadion Kebanggaan Kalimantan Selatan, Markas Barito Putera Pernah Menjadi Lahan Pembuangan?

Meskipun Kalimantan Timur bukanlah penghasil lahan hijau no 1 di dunia, tetapi luasnya lahan hijau di Kalimantan Timur tak perlu dipertanyakan lagi. 

Julukan ini tentu saja tak dapat lepas dari kekayaan alamnya yang melimpah ruah, serta keberagaman hayati yang bertebaran. 

Luasnya hutan hujan tropis

Kalimantan Timur, daerah di Indonesia yang memiliki wilayah hutan hujan tropis. 

Baca Juga: Jalan Tol Solo-Yogyakarta Jalur Kartosuro Diprediksi Rampung 2024, Perjalanan Travelling Semakin Singkat!

Di wilayah ini, Kalimantan Timur memiliki taman nasional, hutan lindung serta kawasan konservasi yang dapat menampung ribuan bahkan jutaan spesies tanaman dan hewan langka. 

Memegang peranan penting dalam perubahan iklim

Keanekaragaman hayati memiliki peranan penting dalam sumbangsih perubahaan iklim di indonesia. 

Oleh karena itu, pelestarian alam dan lingkungan berdampak besar bagi terciptanya ruang oksigen yang berkualitas. 

Dengan begitu, Kalimantan Timur memiliki kekayaan emas hijau sebesar 88 Juta Hektar. 

Dilansir dari laman Kaltimprov.go id Luas wilayah ini terbagi menjadi 6 wilayah hutan yaitu hutan lindung, hutan suaka alam, hutan produksi terbatas, hutan produksi tetap, hutan produksi yang dapat di konversi, dan hutan penelitian.

Dengan kekayaan emas hijau yang berlimpah, akankah Kalimantan Timur mempertahankan posisinya? ***

(Febi Komala Dewi) 

Rekomendasi