

inNalar.com – Pulau Madura memiliki julukan Pulau Garam. Selain penghasil garam juga menjadi penyangga utama kebutuhan minyak dan gas (migas) Jawa Timur.
Pulau Madura memiliki luas wilayah sekitar 5.379 km persegi. Dan harus melalu Jembatan terpanjang di Indonesia untuk jika dari Kota Surabaya.
Selain Pulau Garam Pulau Madura memiliki banyak tempat wisata yang cukup dikenal di Jawa Timur bahkan Indonesia.
Baca Juga: Bukit Batu Mirip Unta di Kalimantan Barat Ini Kabarnya Bisa Berubah-ubah Bentuk, Benarkah?
Namun menjadi pertanyaan dan belum dapat dipecahkan permasalahan bahwa seluruh kabupaten di Pulau Madura mengantongi urutan kemiskinan di Jawa Timur.
Dalam urutan daerah termiskin di Jawa Timur, 4 Kabupaten di Pulau Madura masuk dalam urutannya.
Dilansir dari berbagai sumber ada fakta dari 4 kabupaten di Pulau Madura, sebagai berikut.
Baca Juga: Telan Rp 152,9 Miliar, Stadion di Gianyar Bali Ini Berkonsep Sportainment Megah Eropa
1. Kabupaten Sampang
Kabupaten Sampang menjadi urutan pertama. Pada data bulan Maret 2022 angka kemiskinan di sini mencapai 23,76%
2. Kabupaten Bangkalan
Bangkalan menempati posisi kedua dengan angka kemiskinan 25,51%. Dibalik kehidupan masyarakatnya yang tidak terlihat kekurangan menjadi hal yang tidak disangka.
3. Kabupaten Sumenep
Sumenep dikenal dengan wisata alamnya yang sangat indah.
Namun tidak dengan kondisi kemiskinan yang masih melandanya. Angka kemiskinan di Sumenep Madura mencapai 20,51%
4. Kabupaten Pamekasan
Daerah Pamekasan Madura memasuki urutan ke 7 dalam 10 besar daerah Jawa Timur.
Mencapai angka kemiskinan 15,3% setelah Kabupaten Ngawi dan membawahi Pacitan.
Fakta terlihat bahwa keadaan Pulau Madura tidak seperti daerah termiskin karena memiliki aset Migas yang potensial.
Pengeboran sudah dilakukan sejak Januari 2021 menjadi awal yang baik bagi Madura.
Dosen salah satu Universitas Negeri di Madura juga mengakui potensi Migas yang dimiliki Madura luar biasa.
Harapannya berbagai usaha yang dilakukan pemerintah mulai dari perbaikan infrastruktur dan pengembangan potensi dapat memperbaiki keadaan di Madura Jawa Timur.***
(Melin Cahya Islachlaila)