Habiskan Anggaran Rp 14 Miliar, Bendungan Terbesar di Bengkulu Ini Mampu Aliri Lahan Pertanian Seluas 4.919 H

inNalar.com – Provinsi Bengkulu mempunyai bendungan terbesar dan lebih luas dari Bendungan Oyan di Nigeria.

Bendungan terbesar di Provinsi Bengkulu ini terletak di Kabupaten Mukomuko.

Terbukti bendungan terbesar yang ada di Bengkulu ini mampu mengairi sawah hingga luasnya 4.919 hektar.

Baca Juga: Satu-satunya di Indonesia! Kalimantan Timur Dijuluki Wilayah Penghasil Emas Hijau Terbesar di Dunia?

Tentu bendungan tersebut bisa menjadi kebanggan warga Bengkulu khususnya Kabupaten Mukomuko.

Dikutip dari Youtube View Fakta, bendungan terbesar di Bengkulu ini bernama Bendungan Air Manjuto.

Lokasi tepatnya berada di Lubuk abau, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu dan sudah ada sejak 1989.

Baca Juga: Eksotis! Pesona Keindahan Laut Pulau Bunaken Sulawesi Utara Bak Surga, Punya Spot Diving Terbaik di Dunia?

Bendungan Air Manjuto diresmikan oleh Presiden Soeharto pada saat itu.

Bendungan Air Manjuto diklaim mampu mengairi sebanyak 4.919 hektar sawah yang ada di Kabupaten Mukomuko.

Selain untuk mengairi sawah, bendungan tersebut juga berfungsi sebagai sumber air bersih masyarakat.

Baca Juga: Telan Biaya Rp1,78 Triliun, Bendungan di Lampung Ini Sajikan Panorama Senja Memukau, Auto Jadi Tempat Healing

Untuk membangun Bendungan Air Manjuto membutuhkan anggaran sebesar Rp 14 miliar.

Bendungan Air Manjuto juga menyimpan daya tarik wisata bagi siapapun yang mengunjunginya.

Maka tak heran jika banyak masyarakat di Kabupaten Mukomuko yang mendatangi tempat ini untuk berwisata.

Selain airnya yang jernih, Bendungan Air Manjuto juga mempunyai pemandangan alam yang indah.

Sehingga menjadi magnet masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk mengunjunginya di hari libur.

Dimensi Bendungan Air Manjuto mempunyai panjang 86 meter dan mercu 100 meter.

Bagi masyarakat yang tinggal di Ibu Kota Provinsi Bengkulu, Bendungan Air Manjuto bisa ditempuh menggunakan perjalanan darat selama 6,5 jam.***

Rekomendasi