

inNalar.com – Sebagai Ibukota Jawa Barat, Bandung tentu memiliki fasilitas infrastruktur yang bermacam-macam.
Adapun infrastruktur yang terletak di Bandung yaitu seperti jalan tol, stasiun, ataupun bandara.
Sedangkan salah satu bandara yang terkenal di kota Bandung adalah Bandara Husein Sastranegara, yang terletak di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.
Diketahui jika Bandara Husein Sastranegara merupakan bandar udara terbesar yang ada di Kota Bandung.
Meskipun begitu, bandara terbesar yang ada di Jawa Barat bukanlah Bandara Husein Sastranegara yang terletak di Bandung.
Melainkan justru bandara terbesar di Jawa Barat ini berada di kabupaten Majalengka, yang memiliki luas sebesar 1.800 hektar.
Baca Juga: Jadi Penghasil Ikan Terbanyak se-Jawa Timur, Begini Potret Pelabuhan Muncar di Banyuwangi
Bahkan, dengan bandara yang memiliki luas hingga ribuan hektar tersebut, bandara di Majalengka ini menyandang gelar sebagai bandara terbesar kedua di Indonesia.
Adapun bandar udara tersebut adalah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), atau bisa juga disebut Bandara Internasional Kertajati.
Sekedar informasi, diketahui jika bandar udara terbesar di Indonesia adalah bandara Internasional Soekarno-Hatta., yang lalu disusul oleh Bandara Internasional Kertajati yang menduduki posisi kedua.
Dengan menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia, tentu Bandara internasional Kertajati ini memiliki kelebihan dan keunikannya sendiri.
Pertama, tentang luas lahan yang dimiliki.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, luas dari Bandara Kertajati ini adalah 1800 hektar.
Akan tetapi, Lahan seluas itu dibagi menjadi dua runways. Dengan pembagian lahannya adalah untuk area terminal penumpang seluas 121.000 meter persegi, dan dilanjutkan dengan area terminal kargo menggunakan luas 90.000 meter persegi.
Bandara yang pembangunannya digagas semenjak tahun 2003 ini menargetkan akan memiliki runway dengan panjang 3000 meter di akhir tahun 2023.
Dengan memiliki landasan sepanjang seperti di atas, maka bandara ini nantinya akan dapat dilandasi oleh pesawat yang memiliki badan lebar (wide body) 777.
Budi Karya Sumadi , sebagai Menteri Perhubungan mengungkapkan jika Fasilitas yang terdapat di Bandara Kertajati ini juga akan sama menarik jika dibandingkan dengan Bandara Soekarno-Hatta.
Diketahui bandara Kertajati ini diperkirakan mampu menampung hingga 5 juta per tahunnya, dan nantinya akan bisa menampung sebanyak 18 juta lalu lintas penumpang saat berada di tahun berikutnya.
Karena terdapat Sejumlah 0,004 juta ton sudah ditangani saat operasi pertama di kargo depan. Sedangkan kargo keseluruhan di bandara Kertajati nantinya akan diperluas besar-besaran hingga 1,5 juta ton pada tahun 2045 kelak.
Tidak hanya itu, Interior di bandara Kertajati ini juga cukup unik.
Pasalnya pada bandara ini dihiasi dengan begitu kentalnya nuansa Sunda. Saat penumpang masuk di pintu gerbang masuk terminal, maka Patung Dayang Sumbi sudah siap menyambut.
Ditambah lagi, masih terdapat banyak lagi hasil karya dari seniman asal Bali, Nyoman Nuarta yang disebar untuk menghiasi interior bandara Kertajati terbesar di Jawa Barat ini.
Bahkan terdapat pula beberapa dinding yang ada di dalam bandara Kertajati juga dihiasi oleh motif-motif batik mega mendung yang merupakan khas Jawa Barat.
Para penumpang akan menemukan motif batik ini saat tengah melintasi counter check in, tepatnya di atas counter check in.
Tentu saja dengan membangun bandara Kertajati yang menjadi terbesar kedua di Indonesia dana investasi yang dibutuhkan tidak sedikit. Diketahui jika dana investasi ini menghabiskan 2,4 miliar.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi