

inNalar.com – Indonesia merupakan negara yang kaya akan mineral dan bahan hasil pertambangan.
Salah satunya batu mulia seperti emas. Di Indonesia sendiri terkenal akan daerah pertambangan di Papua yang dikelola oleh PT. Freeport.
Namun, siapa sangka ditemukan pertambangan emas yang jumlahnya sangat besar di luar Papua.
Di Banyuwangi Jawa Timur tambang emas tersebut berada yang biasa disebut dengan gunung emas Tumpangpitu.
Pertambangan emas tersebut berlokasi di di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Pertambangan emas tersebut dikelola oleh PMDN atau Perusahaan Pertambangan Penanaman Modal Dalam Negeri dan PT Bumi Suksesindo.
Tambang emas terseut mulai melakukan kegiatan produksi sejak bulan Desember 2016 silam.
Hal tersebut berawal dari eksplorasi tambang emas dan perak yang dilakukan oleh PT Bumi Sukses Indo pada tahun 2012 di Gunung Tujuh Bukit.
Pada satu gunung, PT Bumi Sukses Indo menggali 5 lubang dan masing-masing mempunyai kadar kandungan emas dan perak yang berbeda.
Di situ, PT Bumi Sukses Indo menggunakan teknologi terbaru yakni Heap leach yang dilalkukan dengan cara menuangkan cairan sianida dan reagen yang menghasilkan kadar emas menjadi 80 persen.
Teknologi ini merupakan teknologi yang sangat ramah lingkungan. Tapi, belum banyak perusahaan tambang lain yang menggunakan teknologi ini.
Saat ini operator tambang emas PT Bumi Suksesindo telah menghasilkan 5 Juta US$ hingga 6 Juta US$.
Sejak bulan Maret 2017 hingga sekarang, tambang emas gunung Tumpangpitu ini sudah hasilkan lebih dari 700 Kg Bullion dengan kandungan emas 80 persen.
Sebanyak 65 persen dari kurang lebih 2400 orang tenaga kerja di pertambangan ini adalah warga dari Kabupaten Banyuwangi.
Sedangkan dari 1.560 orang tersebut sebanyak 54 persen merupakan warga kecamatan Pesanggaran.***