

inNalar.com – Sebagai Ibukota Jawa Barat, Bandung tentu memiliki banyak wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Salah satunya adalah jembatan teras Cihampelas, atau Skywalk Cihampelas.
Sebelumnya, Teras Cihampelas ini diresmikan sendiri oleh Wali Kota Ridwan Kamil, pada tanggal 4 Februari 2017.
Sebenarnya fungsi dari diciptakannya Teras Cihampelas ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang ada di destinasi wisata Jalan daerah Cihampelas.
Bahkan jembatan teras Cihampelas ini telah berhasil meraih nominasi dalam kategori sebagai Tujuan Wisata Baru Terpopuler di Anugerah Pesona Indonesia 2017, dimana acara tersebut adalah ajang penghargaan yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan PT.
Dahulu, proses Pembangunan Teras Cihampelas ini memakan waktu kurang lebih selama enam bulan. Kemudian, wisata skywalk ini akhirnya dibuka resmi untuk publik di awal 2017.
Diketahui, proyek pembangunan jembatan teras Cihampelas dilakukan oleh PT. Likatama Graha Mandiri yang menelan dana kurang lebih Rp. 48 milyar.
Dengan desain bangunan dibuat layaknya jembatan, teras Cihampelas memiliki panjang hingga 450 meter, dengan lebar sekitar 9 meter, dan memiliki tinggi 4,6 meter.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, Jembatan Teras Cihampelas ini sebenarnya digunakan dalam pemecahan masalah terhadap kemacetan yang ada di jalan raya karena penuh dengan kendaraan, pedagang kaki lima (PKL), serta para pejalan kaki.
Menggunakan Desain pedestrian skywalk atau jembatan layang untuk pejalan kaki, jembatan teras Cihampelas memiliki 12 teras yang dibangun berdasarkan model bersusun.
Karena saat dibuka menjadi ramai pengunjung, tentu tempat ini menjadi salah satu lokasi wisata orang-orang saat bepergian ke Bandung.
Bahkan Terdapat kurang lebih 140 kios kecil di dalam Teras Cihampelas yang menjual bermacam-macam produk. Dan yang dijual yaitu seperti souvenir, pakaian, sepatu, serta aksesoris.
Jika lapar, tidak perlu khawatir. Karena banyak juga kios-kios makanan yang berjajar. Dengan menjual warna-warni kuliner seperti jajanan lokal hingga makanan yang tengah digemari.
Sebagai penambah ramai, pada akhir pekan atau di hari tertentu biasanya terdapat beberapa pertunjukan seni yang diadakan. Yaitu seperti konser musik lokal ataupun konser angklung dari sanggar anak-anak.
Bagi yang menyukai suasana pedestrian, macam-macam Tanaman dan bunga yang bertebaran di sisi jalan juga memberikan keindahan lain pada jembatan teras Cihampelas.
Meskipun begitu, sayangnya jembatan teras Cihampelas ini hanya ramai saat pembukaan di tahun 2017. Perlahan-lahan, para pengunjung mulai tak lagi mendatangi jembatan ini.
Akan tetapi, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menjelaskan jika akan mengaktifkan kembali Teras Cihampelas dengan diisikan beberapa kegiatan di bulan September 2022.***