Dianggarkan 100 Miliar! Lahan Seluas 128 ha Milik Keraton Yogyakarta Bakal Disulap Jadi Sirkuit MotoGP, Tapi..

inNalar.com – Provinsi DIY Yogyakarta merupakan salahs atu wilayah yang masih kental akan kebudayaan dan adat istiadatnya.

Namun, siapa sangka bahwa ada rencana akan dibangun sirkuit MotoGP di Yogyakarta.

Rencana pembangunan sirkuit MotoGP ini adalah gagasan dari Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat selaku anggota A DPRD Yogyakarta.

Baca Juga: 145 KM dari Pontianak, Singkawang Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia dan Banyak Gadis Tionghoa Cantik

Hal tersebut ditengarai menantu dari Sultan Yogyakarta tersebut merupakan Ketua Ikatan Motor Indonesia atau IMI.

Rencana pembangunan sirkuit MotoGP di Yogyakarta ini pun telah disetujui oleh Bambang Soesatyo selaku ketua Ikatan Motor Indonesia pusat.

Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sirkuit MotoGP Yogyakarta ini merupakan milik Keraton kesultanan Yogyakarta.

Baca Juga: Gegerkan Jawa Timur! Istana Bawah Tanah Ini Ditemukan di Mojokerto Usai Gali Pekarangan Rumah

Lahan milik Keraton kesultanan Yogyakarta yang direncanakan untuk pembangunan sirkuit ini adalah seluas 128 hektar.

Lahan miliki Keraton kesultanan Yogyakarta tersebut berada di Gunungkidul, Yogyakarta.

Proyek sirkuit ini baru direncanakan pada tahun 2022 lalu dan masih membutuhkan beberapa pertimbangan yang matang.

Baca Juga: 5 Fakta Warga Kalimantan Barat yang Belum Diketahui Banyak Orang, Salah Satunya Nggak Bisa Bahasa Banjar?

Rencana pembangunan sirkuit di Gunungkidul ini ditaksir akan menghabiskan dana APBD sebesar 100 Miliar.

Jika rencana pembangunan sirkuit MotoGP ini benar-benar terealisasi, maka hal ini akan berdampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata di Yogyakarta.

Hal tersebut dikarenakan Sirkuit tersebut pasti didesain dengan standar Internasional dan juga akan digunakan untuk ajang MotoGP tinggkat dunia.

Maka dari itu, hal tersebut akan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta.

Tapi, sayangnya dilansir dari laman bpk.go.id, pembangunan sirkuit tersebut terancam gagal karena dana APBD yang tidak cukup.

Hal tersebut berpotensi besar untuk impian ada Sirkuit berstandar Internasional MotoGP harus tertunda di Yogyakarta.

 

Rekomendasi