Gerus Rp 240 M, Stadion Terbesar di Sulawesi Selatan Ini Mangkrak Gegara Banyak Masalah

inNalar.com – Stadion Barombong adalah stadion sepak bola yang terletak di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Stadion ini memiliki kapasitas 40.000 penonton dan merupakan markas dari klub sepak bola PSM Makassar.

Stadion Barombong dibangun pada tahun 2011 dan selesai pada tahun 2014. Stadion ini memiliki desain yang modern dan apik. Stadion Barombong pertama kali digunakan oleh PSM Makassar pada tahun 2014.

Stadion ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang ganti pemain, ruang konferensi pers, ruang VIP, dan ruang media.

Baca Juga: Situs Punden Krapyak Ditemukan di Hutan Bambu Jombang Jawa Timur, Terdapat Batu Emas di Samping Petilasan

Pada awal pembangunan di tahun 2011, dibutuhkan biaya sekitar Rp 100 miliar dan pada 2014 stadion ini sudah dapat digunakan.

Tetapi pada November tahun 2017 beberapa infrastruktur di stadion ini rusak karena hujan hebat yang melanda di Makassar saat itu.

Hingga tahun 2018 lalu stadion ini direnovasi ulang perihal ambruknya beberapa infrastruktur dan menghabiskan anggaran tambahan sebesar Rp 60 miliar.

Baca Juga: Total 7 Harimau Milik Alshad Ahmad Mati, Warganet Ingatkan Habitat Alami Hewan Liar

Pemerintah Kota Makassar diisukan akan mengambil alih kepemilikan Stadion Barombong ini dan akan mulai melanjutkan pembangunan dengan anggaran tambahan yang pastinya tidak murah.

Hingga saat ini stadion ini masih dalam proses pengesahan lahan, masalah teknis, masalah anggaran dan lain sebagainya.

Pembangunan Stadion Barombong tidak dilanjutkan karena ada beberapa faktor, antara lain:

1. Masalah lahan

Stadion Barombong dibangun di atas lahan yang diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD).

Baca Juga: Habiskan 1.8 Triliun Rupiah, Jembatan Terbesar di Papua Ini Raih 2 Rekor MURI

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan PT GMTD tidak bisa mencapai kesepakatan terkait kepemilikan lahan tersebut dengan alasan yang belum diketahui.

Juga dibutuhkan audit atas konstruksi stadion ini secara menyeluruh agar bisa dilanjutkan pembangunannya.

2. Masalah teknis

Stadion Barombong sempat mengalami beberapa kali roboh, sehingga perlu dilakukan perbaikan. Namun, perbaikan stadion tersebut tidak bisa dilakukan karena masalah lahan.

3. Masalah anggaran

Pembangunan Stadion Barombong membutuhkan anggaran yang besar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk melanjutkan pembangunan stadion tersebut.

Karena berbagai faktor tersebut, pembangunan Stadion Barombong tidak dilanjutkan.

Stadion tersebut saat ini dalam kondisi yang tidak terawat dan tidak bisa digunakan untuk pertandingan sepak bola.***

(Alif Agusta)

Rekomendasi