

inNalar.com – Medan merupakan pusat pemerintahan di Provinsi Sumatera Utara dan terkenal dengan suku bataknya.
Di Medan terdapat gereja yang memiliki arsitektur unik. Pada umumnya, gereja memiliki gaya arsitektur yang khas.
Namun, berbeda dengan gaya arsitektur Gereja di Medan Ini. Bangunan gereja tersebut berbentuk menara candi.
Nama Gereja unik tersebut adalah Graha Bunda Maria Annai Velangkanni yang berlokasi di Taman Sakura Indah, Jl. Sakura III No. 7-10, Kel. Tanjung Selamat, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan.
Gereja Graha Bunda Maria Annai Velangkanni ini merupakan gereja bagi umat Katolik berketurunan Tamil India di Kota Medan.
Gereja ini dibangun pada tahun 2001 dan diresmikan pada 1 Oktober 2005.
Gereja Graha Bunda Maria Annai Velangkanni ini didirikan oleh pastor James Bharataputra S.J dan menggunakan ahli kontruksi bangunan Johannes Tarigan.
Biaya pembangunan gereja Graha Bunda Maria Annai Velangkanni ini menghabiskan dana sekitar Rp4 Miliar.
Gereja Graha Bunda Maria Annai Velangkanni memiliki gaya arsitektur Indo-Mogul yang bangunannya berwujud menara candi.
Menara candi di gereja ini memiliki dua tingkat, lantai dasar merupakan aula dan lantai ke-1 adalah tempat beribadan dan balkon yang memiliki 14 jendela yang menceritakan tentang jalan Salib.
Lantai ke-2 merupakan tempat patung Annai Velangkanni dan putranya berdiri. Kedua patung tersebut diimpor langsung dari India.
Tak hanya itu, di bagian pintu gerbang masuk terdapat miniatur rumah adat batak Toba dan Karo.
Hal tersebut menandakan bahwa tidak ada perbedaan bangsa, suku, dan keyakinan yang mengartikan bahwa gereja ini mengajak warganya memiliki sikap toleransi antar manusia.
Uniknya, Gereja Velangkanni ini hanya terdapat 2 di dunia yakni berlokasi di Medan dan India Selatan.
Tak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, gereja ini juga menjadi tempat wisata bagi warga sekitar maupun luar daerah karena keunikan bangunannya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi