

inNalar.com Jalan Tol Semarang – Demak adalah jalan tol yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak di Jawa Tengah.
Jalan tol ini memiliki panjang 27 kilometer dan terdiri dari tiga seksi. Seksi 1 yang menghubungkan Kota Semarang dengan Sayung telah beroperasi sejak akhir tahun 2019 yang menelan biaya hingga Rp 10,56 triliun dengan panjang 10,3 kilometer.
Seksi 2 yang menghubungkan Sayung dengan Demak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 25 Februari 2023 dan menelan biaya sebesar Rp 5,9 triliun dengan panjang 16,7 kilometer.
Baca Juga: Bukan di Jakarta, Inilah Kereta Api Bandara Pertama di Indonesia, Ada yang Bisa Tebak?
Seksi 3 yang menghubungkan Demak dengan Jepara masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan selesai pada tahun 2024.
Jalan tol ini dibangun dengan standar internasional, sehingga dapat meningkatkan keselamatan berkendara dan memiliki lebar yang lebih besar dari jalan tol yang ada sebelumnya, sehingga dapat meningkatkan kapasitas kendaraan yang dapat melintas.
Jalan Tol Semarang – Demak dibangun untuk mengurangi kemacetan di jalur Pantura dan juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga: Penasaran Suasana Kebun Binatang di Malam Hari? Yuk ke Night Zoo Surabaya, Dijamin Betah!
Selanjutnya, Jalan Tol Semarang – Demak juga difungsikan sebagai tanggul laut, dengan menggunakan jalan tol sekaligus tanggul laut, diharapkan dapat mengendalikan banjir.
Pembangunan tanggul laut ini juga dilengkapi pintu air, drainase, pompa, dan kolam penampung air. Pengendalian banjir atau sistem polder ini akan terhubung dengan tanggul laut yang sudah dibangun oleh pemerintah.
Dengan dibangunnya jalan tol Semarang – Demak, waktu tempuh antara kedua kota dapat lebih singkat, memudahkan aksesibilitas bagi penduduk setempat dan meningkatkan efisiensi transportasi barang dan jasa.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Universitas Brawijaya Malang, Jadi Salah Satu Kampus Ramah Difabel di Jawa Timur
Hal ini juga dapat mendorong investasi lebih lanjut di wilayah sekitar jalan tol, yang berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi.
Selain manfaat ekonomi, jalan tol ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dengan standar konstruksi yang tinggi dan fasilitas yang lebih baik.
Penyediaan rest area dan fasilitas istirahat di sepanjang jalan tol juga membantu mengurangi kelelahan pengemudi dan memastikan perjalanan yang lebih aman.
Secara keseluruhan, Jalan Tol Semarang – Demak menjanjikan banyak manfaat bagi kedua kota dan wilayah sekitarnya.
Selain mengurangi kemacetan lalu lintas, jalan tol ini juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan meningkatkan konektivitas regional.
Penting bagi proyek ini untuk diawasi dengan cermat agar dapat memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat dan lingkungan.***(Alif Agusta)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi