Telan Biaya Rp 34 Miliar, Landmark Megah di Bengkulu Ini Dekat Rumah Dinas Gubernur, Tapi Kok Begini ya?

inNalar.com – Provinsi Bengkulu mempunyai landmark yang tak kalah megah dengan menara Eiffel di Prancis.

Bangunan landmark megah yang ada di Bengkulu ini menjadi kebanggan masyarakat sekitar karena saking indahnya.

Tinggi landmark megah di Bengkulu yang mencapai 43 meter itu, menyajikan pemandangan kota yang cukup indah.

Baca Juga: Habiskan Dana Rp 300,28 Miliar, Jembatan yang Jadi Ikon Manado Ini Sempat Miliki Catatan Kelam di Era Megawati

Bahkan anggaran untuk pembuatan landmark megah di Bengkulu itu mencapai Rp 34 miliar yang diambil dari dana APBD.

Dikutip dari Youtube Theda Odelia, landmark megah di Bengkulu tersebut bernama Menara Pantau.

Berlokasi di tengah Lapangan Merdeka Bengkulu, lokasi Menara Pantau cukup strategis bagi masyarakat.

Baca Juga: Tempat Riset Peninggalan Belanda di Jember Ini Disulap Jadi Wisata Edukasi, Cocok Dikunjungi Pecinta Kopi!

Bahkan di akhir pekan, Menara Pantau dijadikan pusat olahraga dan rekreasi masyarakat.

Menara Pantau yang berada persis di depan rumah dinas Gubernur Bengkulu itu dibangun pada tahun 2007 dan diresmikan pada 2009.

Namun pada saat itu Menara Pantau hanya membutuhkan anggaran sebesar Rp 14 miliar.

Baca Juga: Jembatan Ikonik Rp 89 Miliar di Jambi Ini Digadang Pedestrian Terpanjang se-Indonesia, Sekaligus Termegah?

Dirasa bangunan masih belum sempurna, pemerintah setempat melanjutkan proyek Menara Pantau pada 2011 dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 12,06 miliar.

Kemudian Menara Pantau Bengkulu kembali disempurnakan pada tahun 2012 dengan menelan anggaran sebesar Rp 8 miliar.

Anggaran sebesar itu untuk pembangunan fasilitas seperti panggung, taman, dan lapangan evakuasi.

Lalu Menara Pantau Bengkulu diresmikan oleh Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah di tahun 2012.

Namun setelah dikaji ulang oleh Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Menara Pantau dinilai tidak layak dan akan dirobohkan pada tahun 2022.

Selain itu, Menara Pantau dianggap tidak memiliki manfaat apapun dan cenderung membahayakan masyarakat sekitar.

Maka di sekitar Menara Pantau Bengkulu diberikan pembatas agar masyarakat tidak mendekatinya.

Meskipun begitu, hingga saat ini pemerintah setempat belum juga merobohkan Menara Pantau Bengkulu.***

Rekomendasi