Hanya 5,9 Km dari Makassar, Jalan Tol di Sulawesi Selatan Ini Jadi ‘Nyawa Baru’ Akses Perdagangan

inNalar.com – Makassar merupakan daerah yang memiliki posisi sebagai pintu gerbang yang berada di bagian Timur Indonesia.

Dengan terbangunnya jalan tol yang berada di Sulawesi Selatan ini dapat memudahkan untuk operasional dalam pengiriman logistik.

Tidak hanya itu pembangunan jalan tol yang hanya berjarak 5,9 km dari kota Makassar ini dapat memudahkan untuk mendistribusikan ke seluruh berbagai daerah di Indonesia sehingga lebih mudah.

Baca Juga: 65 Km dari Denpasar, Penduduk Desa Terpencil di Bali Ini Punya Kebiasaan Unik Turun-Temurun dari Nenek Moyang 

Pendistribusian ke berbagai daerah bisa dilakukan tanpa ada kendala dan juga memudahkan untuk masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Meningkatkan hubungan antara jalan tol yang berada di Sulawesi Selatan dengan pelabuhan untuk mempercepat perjalanan transportasi.

Apalagi untuk transportasi yang berupa peti kemas sangat diperlukan untuk mempercepat pengiriman dan mempersingkat waktu agar barang tersebut tidak berlama-lama di perjalanan.

 Baca Juga: 65 Km dari Denpasar, Penduduk Desa Terpencil di Bali Ini Punya Kebiasaan Unik Turun-Temurun dari Nenek Moyang

Jalan tol yang dibangun untuk menghubungkan dengan pelabuhan adalah MNP atau memiliki kepanjangan Makassar New Port.

Pembangunan proyek jalan tol MNP atau Makassar New Port diharapkan dapat tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat yang ada di jalan. 

Karena pengiriman logistik yang sudah tidak melewati jalan kota yang dan banyak masyarakat melakukan aktivitas terganggu dari adanya truk-truk pengangkut.

Baca Juga: Panjangnya Capai 800 Km, Sungai Keruh Seolah Tak Terawat di Jambi Ini Pecahkan Rekor se-Sumatera Lho 

Hadirnya jalan tol MNP dapat meningkatkan adanya daya saing yang berbasis regional dan internasional hingga mancanegara. 

Untuk pembangunan jalan tol penghubung ke pelabuhan menurut pemerintah daerah dan mitra swasta yang terkait permasalahan yang dihadapi saat pembangunan jalan tol.

Kendala yang dihadapi yaitu mengenai pembebasan lahan untuk digunakan sebagai proyek jalan tol, tetapi permasalahan tersebut sekarang sudah diatasi.

Kondisi pembebasan lahan di MNP untuk saat sudah membaik sehingga proyek pembangunan berjalan dengan lancar.

Menurut Kementerian PUPR jalan tol MNP ini dapat akan beroperasi pada tahun 2023, sehingga dapat mengurangi kemacetan bagi transportasi yang mengangkut barang logistik.

Pembangunan jalan tol MNP bertujuan untuk memperlancar export dan import barang ke berbagai daerah dan luar negeri.***

Rekomendasi