Sejak 2018 hingga Sekarang Belum Rampung, Bendungan Bagong Trenggalek Sudah Gelontorkan Dana Triliunan!

inNalar.com – Pembangunan Bendungan menjadi salah satu proyek strategi pada masa pemerintahan Joko Widodo. Pembangunan bendungan menjadi rencana Jokowi untuk dapat mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

Di Provinsi Jawa Timur ditargetkan akan dibangun 8 Bendungan, dan yang terakhir merupakan Bendungan Bagong di Trenggalek.

Sejak Tahun 2015 di Jawa Timur telah terdapat 7 dari 8 bendungan yang telah diresmikan. Sedangkan untuk bendungan Bagong di Trenggalek masih dalam proses.

Baca Juga: Bukan Sekadar Peninggalan, Candi Agung Amuntai Juga Mempunyai Sejarah Kelam, Penasaran?

Pembangunan bendungan Bagong sudah dimulai sejak tahun 2018. Melansir dari laporan di website Pekerjaan Umum nasional, tercatat pada bulan Juni 2023 bendungan bagong masih ditahap 22,5 persen.

Tidak tanggung-tanggung, pembangunan bendungan ke delapan di Jawa Timur ini telah menyerap anggaran senilai 1,6 triliun rupiah.

Bendungan Bagong akan menjadi salah satu bendungan yang memiliki sejuta manfaat bagi seluruh masyarakat Trenggalek. Dimana dengan target dapat meningkatkan daerah irigrasi di Trenggalek.

Baca Juga: Proyek Gila! Jembatan di Kepulauan Riau Ini akan Dibangun di Batas Negara, Suramadu Auto Lewat!

Melihat pentingnya bendungan yang tidak hanya sebagai tempat cadangan air, tetapi juga sebagai salah satu strategi pencegahan banjir, tempat wisata, irigrasi, pembangkit listrik, dan dapat dijadikan sebagai lahan perikanan.

Sejak kepemimpinan Joko Widodo baik di awal periode hingga di periode kedua, proyek strategis nasional, yang salah satunya di pembangunan bendungan. Dari seluruh wilayah di Indonesia target yang akan dibangun sejumlah 61 bendungan.

Semua bendungan tersebut diharapkan selesai hingga tahun 2024 mendatang. Sebagaimana komitmen Jokowi untuk tetap menjaga kualiatas air bersih, dan sebagai upaya untuk menghasilkan produk pertanian yang baik.

Baca Juga: Makassar Bukan Peringkat 1, Daerah Ini Jadi Prioritas Sebagai SMA Terbaik di Sulawesi Selatan, Bisa Tebak?

Di Kabupaten Trenggalek sendiri, pembangunan bendungan Bagong menjadi proyek bendungan ke 8 dan menjadi yang terakhir di Jawa Timur. Bendungan Bagong di Trenggalek akan menjadi bendungan yang memiliki banyak fungsi.

Sungai bagong menjadi sumber air yang mengisi bendungan bagong. Sungai bagong sendiri memiliki luas Daerah Aliran Sungai 39,95 km2. sehingga tidak perlu khawatir, aliran airnya akan sampai ke sawan-sawah petani, ungkap Menteri PUPR Basuka Hadimuljono.

Bendungan Bagong akan diproyeksi untuk dapat meningkatkan pasokan air baku di Kecamatan Pagolan Trenggalek. Dikatakan sebagai bendungan yang memiliki banyak manfaat, Bendungan Bagong juga mberfungsi untuk mengurangi debit air di Sungai bagong, dan untuk konservasi Baerah Aliran Sungai (DAS).***(Lailatur Rofidah)

Rekomendasi