Gokil! Bangunan di Jambi Ini Jadi yang Terluas se-Asia Tenggara, Borobudur Lewat?


inNalar.com – 
Candi Muaro merupakan salah satu candi terpenting di Indonesia yang terletak di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Candi ini memiliki sejarah yang panjang dan memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat pada masa lalu.

Untuk memastikan kelangsungan dan kelestariannya, Candi Muaro telah mengalami berbagai perubahan dan restorasi.

Baca Juga: Mall di Surabaya Ini Dikelilingi Bangunan Bersejarah, Kalau ke Sini Auto Shopping Sekaligus Travelling

Candi Muaro memiliki sejarah yang panjang yang melibatkan peradaban dan kebudayaan masa lalu. 

Pembangunan Candi Muaro diyakini dimulai pada abad ke-14 oleh Kerajaan Melayu Jambi. Candi ini awalnya dibangun sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu dan Buddha. Arsitektur candi ini menunjukkan pengaruh kuat dari gaya arsitektur India.

Selama berabad-abad, Candi Muaro juga terpengaruh oleh peradaban Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini memiliki kekuasaan besar di wilayah Sumatera dan Jawa.

Baca Juga: 3 Jam dari Kota Gorontalo, Pulau Terpencil Ini Punya Keindahan Alam Menakjubkan: Berbentuk Love

Pengaruh Sriwijaya dapat dilihat dalam ornamen-ornamen dan dekorasi yang ditemukan di Candi ini.

Dengan masuknya agama Islam ke wilayah Jambi pada abad ke-17, fungsi Candi Muaro berubah.

Candi ini tidak lagi digunakan sebagai tempat ibadah agama Hindu dan Buddha, melainkan berfungsi sebagai tempat untuk aktivitas keagamaan Islam. Hal ini tercermin dalam perubahan arsitektur dan hiasan yang ditemukan di candi.

Baca Juga: Danau di Jambi Ini Bak Kristal Mengkilau, Lokasinya Pelosok Tak Jarang Orang Tahu

Candi Muaro memiliki keelokan arsitektur yang memukau. Dalam bagian ini, kita akan menjelajahi elemen-elemen arsitektur yang membuat Candi Muaro menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang menakjubkan.

Pintu gerbang Candi Muaro sangat menarik perhatian karena memiliki ukiran yang rumit dan indah.

Ukiran ini menggambarkan cerita-cerita mitologi Hindu dan Buddha serta pengaruh budaya lokal di tanah Jambi.

Bangunan Candi Muaro memiliki bentuk yang khas dengan struktur yang megah. Dibangun dengan menggunakan batu bata merah.

Candi ini terdiri dari beberapa tingkat yang saling terhubung dan dihiasi oleh arca-arca yang menggambarkan dewa-dewi Hindu dan Buddha.

Relief dinding di Candi Muaro menggambarkan berbagai cerita dan legenda dari masa lalu. Selain menarik secara visual, relief ini juga memberikan pemahaman mendalam tentang kehidupan dan budaya masyarakat pada masa lalu.

Agar Candi Muaro tetap lestari, berbagai penelitian dan restorasi telah dilakukan. Para ahli dan arkeolog telah melakukan penggalian untuk mengungkap lebih banyak informasi tentang sejarah dan kebudayaan yang terkait dengan candi ini.

Selain itu, upaya restorasi juga dilakukan untuk memperbaiki kerusakan dan memulihkan keelokan arsitektur asli candi.

Dengan adanya Candi Muaro, kita dapat melihat betapa beragamnya sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Melalui pemahaman dan penghargaan terhadap warisan sejarah ini, kita dapat memperkaya budaya dan bangsa kita sendiri. Mari kita jaga dan lestarikan Candi Muaro sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang membanggakan. ***Andita Tritania Wulandari

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]