12 Tahun Menanti, Akhirnya Jembatan Megah Rp 300 M di Manado, Sulawesi Utara Rampung: Terpanjang se-Indonesia?

inNalar.com – Manado atau yang tak sedikit orang menyebutnya dengan kata Menado, merupakan ibu kota provinsi Sulawesi Utara.

Letak geografisnya yang berada di Teluk Manado, mendorong ibu kota provinsi Sulawesi Utara ini semakin giat untuk membangun infrastruktur jembatan agar mengefisienkan jarak dan waktu tempuh mobilitas masyarakat di kotanya.

Bermula dari terwujudnya Jembatan Megawati yang direalisasikan pada 2008 silam, berlanjut ke pembangunan Jembatan Soekarno di kawasan Teluk Manado, Sulawesi Utara.

Baca Juga: Konstruksi Capai Rp 3,9 T, Bendungan Megah di Jambi ini Bakal DIlengkapi Teknologi Tercanggih se-Dunia

Pada mulanya, kehadiran jembatan ikonik di Manado Sulawesi Utara ini terpantik dengan adanya gelaran kegiatan World Ocean Conference atau Konferensi Laut Dunia yang diadakan pada tahun 2009.

Namun, dalam rangka mengejar visi Pemkot Manado untuk menjadi kota pusatnya pariwisata dunia, Jembatan Soekarno ini akhirnya terealisasi dengan begitu megahnya.

Jembatan Soekarno akhirnya diresmikan pada tanggal 28 Mei 2015, setelah sebelumnya melalui proses yang amat panjang, yaitu sekitar 12 tahun lamanya.

Baca Juga: Panjangnya Capai 800 Km, Sungai Keruh Seolah Tak Terawat di Jambi Ini Pecahkan Rekor se-Sumatera Lho

Struktur tanah yang cukup berbeda dan membutuhkan kajian yang sangat mendalam menjadi alasan dari penantian panjang terwujudnya jembatan termegah di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Kemegahan Jembatan Soekarno ini memiliki panjang totalnya mencapai 1.127 meter.

Infrastruktur yang sangat membanggakan warga Manado. Pasalnya, kota di Sulawesi Utara ini menjadi jembatan terpanjang di belahan timur Indonesia hingga tahun 2020.

Baca Juga: Pendapatan Capai Rp 36,19 Triliun, Ini Rahasia Riau Jadi Daerah Paling Cuan se-Indonesia

Pada tahun 2020 lalu, predikat jembatan terpanjang di belahan Indonesia bagian timur berpindah ke Jembatan Teluk Kendari Sulawesi Tenggara dengan panjang 1.348 meter.

Jembatan termegah di Manado ini memiliki dua ruas jalan dengan lebarnya sekitar 6 meter ditambah dengan jalur trotoar sekitar 2,5 meter.

Bangunan jembatan termegah dan terbesar di Manado Sulawesi Utara ini menghabiskan biaya konstruksinya mencapai Rp 300 miliar.

Kemegahannya tak hanya pada desain jembatannya yang modern saja, pemandangan yang disajikan tak kalah indahnya dengan jembatan lainnya di Indonesia.

Pasalnya, jembatan Soekarno dibangun di atas teluk Manado yang memiliki pemandangan perairan bening di satu sisinya.

Sementara di sisi lainnya akan terlihat pemandangan perkotaan, dengan cahaya gemerlapnya terutama di malam hari.

Dengan adanya trotoar yang disediakan di jembatan megah di Sulawesi Utara ini, masyarakat Manado bisa ikut menikmati bentangan alam Kota Tinutuan yang memadukan keindahan langit, perairan teluk dan muara sungai Tondano yang tenang, serta gaya modern bangunan jembatan yang megah ini.***

Rekomendasi