

inNalar.com – Universitas Brawijaya menjadi perguruan tinggi terbaik di Jawa Timur menurut UniRank 2023.
Universitas Brawijaya yang berlokasi di Kota Malang, Jawa Timur itu mempunyai banyak fasilitas eksklusif bagi mahasiswa.
Banyak mahasiswa yang berasal dari Jawa Timur dan sekitarnya memilih Universitas Brawijaya sebagai kampus pilihan mereka.
Baca Juga: Keren! Jembatan Terpanjang di Sumatera Ini Jadi Ikon Kota Jambi, saat Malam Jadi Glow In The Dark
Selain dikenal sebagai kampus yang sejuk, Universitas Brawijaya juga menyimpan beberapa fakta unik yang mengejutkan.
Fakta unik Universitas Brawijaya ini membuat mahasiswa baru kaget dan takjub ketika mengetahuinya.
1. Terletak di Tengah Kota yang Sejuk
Tak sedikit alumni Universitas Brawijaya yang mengungkapkan jika perguruan tinggi itu mempunyai udara yang sejuk.
Sehingga membuat siapapun yang belajar di universitas tersebut menjadi betah.
Hal itu dikarenakan lokasinya berada di dekat pusat Kota Malang yang terkenal sejuk.
2. Universitas Peringkat Ketiga
Universitas Brawijaya menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang menduduki peringkat tiga nasional.
Universitas Brawijaya hanya kalah dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta dan Universitas Indonesia di Depok.
3. Mahasiswa Terbanyak
Pada 2022 lalu Universitas Brawijaya mencatatkan rekor sebagai perguruan tinggi dengan mahasiswa terbanyak.
Bagaimana tidak, jumlah mahasiswa yang ada di Universitas Brawijaya sebanyak 18 ribu.
Apabila digabung dengan mahasiswa yang lama, jumlahnya akan menjadi 90 ribu.
4. Juara PIMNAS
Universitas Brawijaya tak hanya unggul jumlah mahasiswa, tapi juga unggul dari sisi kualitasnya.
Universitas ini terbukti sudah enam kali menang berturut-turut dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional.
5. Ramah Difabel
Tak banyak universitas di Indonesia yang memperhatikan kebutuhan mahasiswa difabel.
Hal inilah yang coba dilakukan oleh Universitas Brawijaya agar perguruan tinggi ini bisa membuat nyaman semua pihak tak terkecuali difabel.
Mahasiswa penyandang kebutuhan khusus atau tamu universitas yang difabel akan didampingi oleh relawan.
Tak hanya relawan saja, fasilitas penunjang lain juga dilengkapi dengan kebutuhan disabilitas.***