

inNalar.com – Ilmu Kebencanaan merupakan program studi yang jarang ditemui di Indonesia.
Program studi Ilmu Kebencanaan tidak memiliki peminat yang melebihi kapasitas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mensosialisasikan kepada staffnya untuk mempelajari masalah penanggulangan ke Universitas Syah Kuala, Banda Aceh pada prodi Magister Ilmu Kebencanaan.
Program studi Ilmu Kebencanaan juga menjadi tempat lahirnya tenaga ahli bidang bencana yang akan berkontribusi di dalam negri maupun luar negri.
Dibukanya program studi Ilmu Kebencanaan ini terealisasikan berawal dari adanya bencana tusnami yang mengelabui Aceh tahun 2004 silam.
Maka dari itu, musibah tersebut memberikan Aceh pengalaman dalam proses pemulihan dari adanya bencana besar.
Terlebih dari adanya bencana tsunami tersebut memberikan pembelajaran dan ilmu baru yang bisa dikaji secara ilmiah dan sains.
Sehingga pembukaan program studi S2 Ilmu Kebencanaan bisa memberikan wadah bagi generasi penerus bangsa untuk belajar didalamnya.
Anggota staff Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) juga bisa melanjutkan studi lanjutannya ke s2 Ilmu Kebencanaan tersebut.
Universitas Syiah Kuala Aceh juga sudah termasuk PTN terbaik di indonesia.
Jadi, pada studi s2 Ilmu Kebencanaan ini memiliki daya saing yang begitu banyak pada orang-orang yang ingin lebih mendalami ilmu Kebencanaan.
Terjadinya bencana Tsunami Aceh memberikan kita sisi pembelajaran yang tak terduga.
Terdapat kajian yang tidak hanya dipikirkan melalui logika saja.
tetapi dengan adanya studi lanjutan dari bencana tersebut kita bisa menciptakan ilmu baru.
Serta juga bisa mendapatkan ilmu dari dosen-dosen luar biasa dan bertukar pikiran dengan mahasiswa s2 Studi Ilmu Kebencanaan sehingga mendatangkan para ahli di bidangnya nantinya.***