Anggarannya 772 M, Dibangun Sebuah Bendungan di Sulawesi Selatan untuk Dukung Food Estate, Luasnya 1,300 Ha

inNalar.com – Bendungan ini berada di sepanjang jalan kota makassar Sulawesi Selatan yang bisa dilihat secara langsung ketika melewati jalan tersebut. 

Tujuan dibangunnya bendungan yaitu berfungsi sebagai tempat penampungan air untuk menambah stok air ketika musim kemarau agar tanaman para petani tidak mati dan mendapatkan air yang cukup.

Perlu ditakui bendungan ini dibangun pada thaun 2015 dan sudah selesai untuk difungsikan sebagai pemasok air di wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Masjid di Jawa Tengah Ini Berbentuk Seperti Kapal Nabi Nuh, Lokasinya 25 Km dari Venetia van Java

Bendungan ini memiliki nama Bendungan Passelloreng yang dibangun sebagai lumbung pangan nasional di Sulawesi selatan, bendungan Paselloreng merupakan bendungan yang dibangun dan diresmikan pada urutan ke delapan.

Mampu menampung hingga 138 juta M3, bahkan bendungan ini lebih besar daripada bendungan Way Sekampung yang hanya memiliki kapasitas 68 juta M3.

 Bendungan ini bisa dilihat dari sepanjang jalan Kota Makassar menuju Kabupaten Wajo, Bendungan Paselloreng memang memiliki tujuan utama yaitu sebagai keperluan untuk irigasi lahan pertanian.

 Baca Juga: Ajarkan Robotik Sejak Kelas 4 SD? Sekolah Mewah di Malang, Jawa Timur Ini Butuhkan Biaya 57 Juta Sekali Masuk

Diketahui Bendungan Paselloreng memiliki sumber air baku yang dapat mengairi hingga 6 kecamatan yang berada di Kabupaten Wajo dengan aliran 145 liter/detik.

Manfaat lain yang dimiliki bendungan ini adalah sebagai pengendalian banjir agar tidak terjadinya banjir dan air dapat ditampung di bendungan tersebut.

Pembangunan Bendungan Paselloreng yang berada di Sulawesi Selatan ini dikerjakan oleh PT. Wijaya Karma dan Pt. Bumi Karsa serta KSO.

 Baca Juga: Habiskan Rp 161 M, Jembatan ‘Si Kembar’ di Jambi ini Hadir Temani Jembatan Tertua di Sungai ‘Harta Karun’

Nilai biaya anggran dana yang dibutuhkan untuk membnagun bendungan ini mengeluarkan sebesar Rp 771,6 miliar dan memiliki luas genangan air hingga mencapai 1.258 ektar.

Kontrak supervisi yang dianggarkan untuk proyek pembangunan Bendungan Paselloreng membutuhkan biaya hingga 35,7 miliar.

Selain digunakan sebagai sumber baku air bendungan ini juga memiliki kegunaan multifungsi salah satunya yaitu pengembangan pariwisata yang digunakan sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat. 

Pembangunan Bendungan Paselloreng merupakan wujud dari keppres pada tahun 2020 yang menjelaskan tentang percepatan pada pelaksanaan PSN.

Awalnya pembangunan pada bendungan ini menuai kontroversi yang dilakukan oleh masyarakat sekitar yang berada di lokasi tersebut. 

Hal tersebut karena menyebabkan pemukiman dan juga kebun milik masyarakat sekitar yang ada di sana tergenan, sehingga pemerintah langsung bertindak dan akan memberikan sebuah dana untuk konsekuensi dan juga ganti rugi.***

Rekomendasi