Lokasinya 22 Km dari Denpasar, Desa Unik di Bali Ini Menawarkan Pengunjung untuk Naik Gajah, Ingin Coba?

inNalar.com – Desa Taro adalah salah satu desa unik yang berlokasi di Pulau Bali, Indonesia. Desa ini memiliki keunikan dan daya tarik yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Desa Taro terletak di wilayah Kabupaten Gianyar, sekitar 22 kilometer di sebelah utara kota Denpasar, Pulau Bali.

Desa ini memiliki karakteristik budaya dan tradisi yang kuat, yang menjadikannya salah satu destinasi wisata budaya terbaik di Bali.

Baca Juga: Tak Kalah dari Suramadu, Jembatan Barito di Kalimantan Selatan Ini Habiskan Anggaran Sampai Rp98 Miliar

Salah satu daya tarik utama Desa Taro adalah Kebun Binatang Bali (Bali Zoo). Kebun binatang ini berfokus pada konservasi satwa liar dan memberikan pengalaman mendalam bagi pengunjung yang ingin berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut.

Wisatawan dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas, seperti memberi makan gajah, berfoto bersama orangutan, dan melihat berbagai spesies satwa yang dilindungi.

Selain itu, Desa Taro juga terkenal dengan konservasi gajahnya. Di sini, pengunjung dapat berinteraksi dengan gajah-gajah yang dilatih secara khusus.

Baca Juga: Beribadah di Masjid Tanpa Atap, Salah Satu Wisata Religi Ikonik yang Hanya Bisa Dijumpai di Kota Bengkulu

Wisatawan bisa merasakan sensasi unik berkeliling desa menggunakan punggung gajah, sambil menikmati pemandangan alam yang indah.

Aspek budaya juga sangat kuat dalam Desa Taro. Wisatawan dapat mengunjungi Pura Desa Taro, sebuah pura suci yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Di sini, wisatawan dapat menyaksikan berbagai upacara keagamaan dan ritual unik Bali yang kaya akan budaya.

Baca Juga: Telan Biaya Rp 700 Miliar dan Miliki Panjang Hingga 1,2 Km, Jembatan Termahal di Jambi Kondisinya Mengenaskan

Masyarakat Desa Taro hidup dengan harmoni dalam lingkungan alam sekitar. Padi, sayuran, dan buah-buahan ditanam secara tradisional di ladang-ladang terasering yang indah.

Wisatawan yang tertarik dengan agrowisata dapat belajar tentang pertanian organik dan berpartisipasi dalam kegiatan pertanian bersama masyarakat setempat.

Selain itu, Desa Taro juga menyuguhkan seni dan kerajinan tangan Bali yang khas. Di sini, pengunjung dapat melihat proses pembuatan kerajinan tradisional.

Kerajinan tradisional seperti patung kayu, lukisan, kain tenun, dan barang-barang kerajinan lainnya. Pusat-pusat seni ini menjadi tempat yang sempurna bagi wisatawan untuk berbelanja oleh-oleh khas Bali.

Desa Taro juga memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Wisatawan dapat menjelajahi keindahan hutan tropis dan sungai yang menyegarkan.

Aktivitas seperti trekking, bersepeda, dan mengeksplorasi alam bebas di sekitar desa menjadi pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung.

Secara keseluruhan, Desa Taro di Pulau Bali adalah kombinasi yang harmonis antara budaya, tradisi, alam, dan konservasi.

Masyarakat yang ramah dan penuh keramahan menyambut wisatawan dengan tangan terbuka, sementara kekayaan budaya dan alamnya menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi siapa pun yang berkunjung ke desa ini.***(Alif Agusta)

Rekomendasi