

inNalar.com – Danau buatan adalah sebuah waduk atau kolam buatan yang dibuat dengan sengaja untuk berbagai tujuan.
Biasanya, danau buatan dibuat dengan membangun bendungan untuk mengalihkannya aliran sungai sehingga membentuk kolam air besar.
Adapun danau buatan pertama dan terbesar di Indonesia adalah Waduk Jatiluhur yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Baca Juga: Kalahkan Bali, Hotel Bawah Laut Pertama di Indonesia Ternyata Ada di Kaltim, Tapi Bukan di Samarinda
Dibangun pada tahun 1957, pembangunan danau ini memerlukan waktu 10 tahun pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno.
Namun, berbeda dengan danau buatan lima hektar yang berada di Provinsi Banten dan masuk ke dalam situs Banten Lama.
Berjarak 10 km dari Serang, terdapat danau buatan yang berlokasi di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, yang diberi nama Danau Tasikardi.
Penamaan danau ini diambil dari Bahasa Sunda, dengan arti kurang lebih mencerminkan identitasnya sendiri, “danau buatan”.
Danau Tasikardi yang memiliki usia lebih dari 400 tahun tersebut ternyata dibangun pada masa Kesultanan Banten.
Danau ini menampung air dari Sungai Cibanten untuk pengairan sawah, dan pada pemerintahan Maulana Yusuf juga digunakan untuk sumber air keraton serta warga kesultanan.
Beberapa sumber juga mengatakan bahwa danau ini menjadi tempat peristirahatan kesultanan beserta keluarganya.
Tempat legendaris ini juga dipenuhi beberapa mitos mengenai penunggu seorang Nyai yang merupakan permaisuri dari mantan Sultan Banten.
Akan tetapi, keberadaan Nyai ini perlahan menghilang karena masyarakat kerap menyalahgunakan tempat tersebut sebagai tempat pesugihan.
Dalam perkembangannya, Danau Tasikardi diduga memiliki kedalaman yang dangkal dan di bawahnya terdapat lantai beton.
Danau ini menjadi destinasi wisata menarik di Banten yang buka setiap hari dengan harga tiket 2.500 Rupiah.
Salah satu daya tarik dari danau ini adalah hamparan sawah yang nantinya bisa menguning di musim panen.
Pengunjung yang kemari dapat menikmati pemandangan sembari memancing ataupun kamping.***