

inNalar.com – Menyambut kemajuan Indonesia dalam pembangunan IKN, pemerintah berencana membangun hotel bawah laut.
Menariknya, hotel bawah laut pertama di Indonesia ini tidak dibangun di Bali, melainkan di Kalimantan Timur.
Provinsi Kalimantan Timur juga tidak kalah kaya akan biota laut, sehingga pemerintah memutuskan untuk membangun hotel bawah laut di tempat ini.
Adapun lokasi yang dipilih bukanlah kota-kota besar seperti Samarinda ataupun Balikpapan, melainkan Kabupaten Berau.
Pembangunan hotel bawah laut ini akan dibangun di Kabupaten Berau tepatnya di Pulau Maratua, menyuguhkan pemandangan keanekaragaman hayati kepada para tamu.
Rencana ini sendiri telah digagas oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau yang optimis dapat menyusul hotel bawah laut Maladewa dan Dubai.
Rancangannya direncanakan memiliki atap kaca yang dapat melihat kehidupan biota laut di dalam kamar hotel.
Hotel yang menyuguhkan pemandangan laut sendiri sudah dimiliki oleh Singapura di Pulau Sentosa dengan tarif 33 juta Rupiah per malam.
Sedangkan, hotel bawah laut pertama Indonesia ini akan dibiayai dengan harga yang lebih murah yakni 13 juta Rupiah per malamnya.
Hotel ini sendiri sebenarnya dapat dibangun dengan cepat, namun masih ada beberapa kendala seperti dampak pandemi.
Pemerintah setempat pun masih mencari anggaran dan investasi dari berbagai perusahaan domestik hingga luar negeri.
Bila rencana pembangunan ini berhasil, Indonesia akan menempati urutuan ketiga di dunia yang memiliki hotel bawah laut.
Berjarak 790 dari IKN, Kabupaten Berau sendiri memang dikenal dengan wisata andalan bawah lautnya.
Gugusan-gugusan pulau kecil serta Pulau Maratua dan Pulau Derawan dikenal akan kekayaan hewan laut seperti penyu hijau, dan dikatakan dapat mengalahkan Maladewa.
Diharapkan, dengan adanya pembuatan hotel ini dapat mendongkrak perekonomian daerah serta nusantara.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi