Anggarkan Rp 270 Triliun, Riau Segera Bangun Kereta Api Bawah Laut Pertama di Indonesia


inNalar.com –
Beredar kabar bahwa Negara Malaysia berencana ingin membangun terowongan kereta apai bawah laut yang dihubungkan dengan Pulau Sumatera, tepatnya di Riau.

Rencana tersebut pun disambut baik oleh pemerintah Provinsi Riau, karena dengan begitu hubungan ekonomi kedua negara akan semakin maju.

Menurut sumber berita, Gubernur Riau menyebutkan bahwa jalur kereta api bawah laut tersebut akan menghubungkan dua negara di laut Malaka-Dumai.

Baca Juga: 175 Km dari Pekanbaru! Desa Purba di Riau Ini Raih Penghargaan ADWI 2023, Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan Kuno?

Yang mana rencananya, jalur kereta api bawah laut yang disambungkan dengan Provinsi Riau tersebut akan memiliki panjang 47 kilometer.

Dengan adanya kereta bawah laut di Riau tersebut diharapkan rute perjalanan dari Malaysia ke Indonesia jauh lebih cepat.

Selain itu, diharapkan dengan adanya pembangunan kereta api bawah laut tersebut dapat menjadi sarana untuk menikmati pemandangan bawah laut tanpa harus menyelam.

Baca Juga: Niat Cari Ikan, Nelayan Sumatera Barat Ini Malah Temukan Arca Patung Naga di Sungai Batanghari Dharmasraya

Proyek kereta api bawah laut memang sudah digadang-gadang oleh beberapa negara maju maupun berkembang.

Karena proyek kereta api bawah laut merupakan bentuk perkembangan teknologi di bidang transportasi yang dapat memudahkan mobilitas seluruh umat.

Pemerintah Negara Malaysia mengusulkan proyek kereta api bawah laut di Provinsi Riau kepada Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Tak Kalah dari Suramadu, Jembatan Barito di Kalimantan Selatan Ini Habiskan Anggaran Sampai Rp98 Miliar

Beredar desas-desus bahwa proyek kereta api bawah laut di perairan kedua negara, Indonesia-Malaysia akan menelan biaya sebesar 270 Triliun.

Mengenai kabar proyek kereta api bawah laut yang terhubung ke Provinsi Riau tersebut membuat Gubernur Riau ikut menanggapi.

Tanggapan Gubernur Riau terkait proyek tersebut dapat dilihat di laman Instagram pribadi miliknya, @syamsuaraofficial yang diunggah pada tanggal 17 Maret 2022 silam.

Pada postingan tersebut Gubernur Riau mengungkapkan bahwa rencana proyek kereta api bawah laut tersebut disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Kendati demikian, proyek kereta api bawah laut yang akan menghubungkan Riau dan Malaysia tersebut tatap saja harus ada persetujuan dari Pemerintah Pusat.

Jika Pemerintahan kedua negara, Indonesia dan Malaysia menyetujuinya, proyek kereta api bawah laut tersebut akan segera direalisasikan.***

Rekomendasi