Tidak Hanya Candi, Perahu Kuno Berusia 700 Tahun Berhasil Ditemukan di Jambi, Penasaran Dimana?

inNalar.com – Penemuan-penemuan tentang jejak masa lampau di Indonesia ternyata tidak terbatas hanya pada peninggalan candi.

Di Provinsi Jambi, beberapa tahun silam telah ditemukan sebuah penemuan perahu kuno.

Penemuan perahu kuno ini berada di Desa Lambur, Kec. Muara Sabak Timur, Kab. Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Baca Juga: Hanya 30 Menit dari Banjarmasin, Gedung Tertinggi di Kalimantan Selatan Ini Siap Manjakan Para Pelancong

Perahu kuno ini pertama kali ditemukan pada tahun 1997. Namun, pada tahun sebelumnya sudah dilakukan penelitian dan penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi.

Meskipun perahu kuno ini sudah ditemukan sejak 1997, namun, karena kondisinya yang rapuh, ekskavasi serius perahu kuno di Jambi ini baru dapat dilaksanakan pada tahun 2019 lalu.

Ekskavasi ini dilakukan oleh Tim Peneliti Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan melibatkan beberapa mahasiswa dari Universitas Jambi.

Baca Juga: Telan Biaya 14 Triliun, Jalan Tol di Atas Air Ini Sediakan Jalur Khusus Motor, Tarifnya Bikin Kaget!

Dari hasil penemuan, para arkeolog memperkirakan usia dari perahu kuno tersebut adalah 700 tahun.

Para arkeolog juga memperkirakan jika perahu kuno tersebut dibuat pada abad ke-16.

Selain itu, mereka juga berpendapat jika perahu kuno ini adalah peninggalan dari Kerajaan Zabaj (Sabak).

Baca Juga: Simpan Memori Perjuangan Rakyatnya, Area Tugu Ikonik Jambi ini Bak Kota Modern Hingga Telan Biaya Rp 5,1 M

Kerajaan Sabak sendiri adalah kerajaan maritim dengan Islam sebagai agama utamanya. Kerajaan ini juga terkenal dengan kemampuan penjelajahan laut mereka.

Selain perahu kuno, para arkeolog juga menemukan jalur air kuno di sekitar lokasi ditemukannya perahu kuno.

Tidak hanya itu, 100 meter dari lokasi perahu kuno juga ditemukan kayu-kayu bulian yang diperkirakan adalah bagian dari sebuah dermaga.

Situs perahu kuno sendiri berjarak sekitar 20 km dari laut.

Tidak jauh dari situs, ditemukan juga barang-barang seperti pecahan gerabah dan tonggak kayu.

Dari temuan-temuan itu, para peneliti menyimpulkan bahwa kemungkinan besar area tersebut adalah bekas pemukiman kuno.*** (Ralda Maya Runita)

Rekomendasi