

inNalar.com – Presiden Joko Widodo terus memacu pembangunan ekonomi di Indonesia, tak terkecuali Provinsi Sulawesi Utara, melalui upaya konektivitas antar wilayah dengan adanya bandara baru di sejumlah daerah.
Tahun 2024 diproyeksikan akan menjadi target akhir pembangunan sejumlah bandara baru, termasuk di dalamnya bandara Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Pemprov Sulawesi Utara bersama Pemerintah Pusat telah yang menyiapkan anggaran sebesar Rp 324 miliar untuk pembangunan bandara Bolaang Mongondow ini.
Baca Juga: 419 KM ke Kota Jambi, Gunung di Kerinci Ini Jadi Puncak Pulau Sumatera dan Habitat Harimau Sumatera
Bandara Bolmong ini dibangun di Desa Lalow, Kec Lolak, Kab Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.
Salah satu hal yang membanggakan bagi warga Bolmong ialah, Bandara Bolaang Mongondow ini akan menjadi satu-satunya yang memiliki penerbangan internasional di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Adapun penamaan bandara di Kab Bolaang Mongondow ini ialah Bandar Udara Loloda Mokoagow.
Namun, dalam proses pembangunannya pun tak terhindar dari sederetan kendala, di antaranya ialah sebagai berikut.
Kendala pertama, adanya tiang listrik PLN yang belum dipindahkan dari kawasan pembangunan Bandara baru di Provinsi Sulawesi Utara.
Adapun sejauh ini diketahui bahwa pihak PLN telah berkoordinasi dengan Pemkab Bolaang Mongondow terkait proses pemindahan tiang listrik tersebut.
Kendala kedua ialah keberadaan Bukit Tuyat setinggi 80 meter yang dinilai dapat membahayakan prosesi lepas landas dan mendaratnya pesawat dari dan menuju bandara Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
kendala yang kedua ini cukup berarti bagi proses pembangunan bandara baru si Sulawesi Utara ini.
Pasalnya, ternyata kawasan Bukit Tuyat rupanya masuk ke dalam kategori Hutan Lindung, sehingga sulit untuk diambil jalan pemangkasan gunung oleh pihak pembangunan bandara Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Jikalau perlu pemangkasan bukit, dibutuhkan ketinggian yang aman setidaknya 50 meter.
Adapun diperkirakan posisi pesawat yang teraman untuk mendarat dan lepas landas sejauh ini ialah dari arah laut.
Hingga kini, progres pembangunan runway bandara baru di Kab Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sudah berjalan sekitar 60 persen.
Adapun runway Bandara baru di Sulawesi Utara diproyeksi panjangnya mencapai 1.600 meter.
Diharapkan dengan adanya pembangunan bandara baru di Bolaang Mongondow ini, konektivitas antar wilayah di Provinsi Sulawesi Utara semakin mudah.
Dengan demikian, aktivitas perekonomian di setiap wilayah pun akan berkembang semakin pesat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi
REKOMENDASI UNTUK ANDA