

inNalar.com – Siapa sangka Indonesia memiliki salah satu daerah terunik di Provinsi Sulawesi Utara yang ternyata para penduduknya rata-rata fasih berbahasa asing.
Saking banyaknya penduduk di pulau eksotis Sulawesi Utara ini yang kesehariannya bicara dalam bahasa asing, membuat para peneliti bahasa sangat tertarik untuk mendalami dialek bahasa para penduduk wilayah tersebut.
Mereka tinggal di sebuah pulau di bagian ujung terluar Sulawesi Utara, dijuluki sebagai pulau terluar Indonesia.
Penduduk yang multilingual ini hidup di Pulau Miangas, merupakan bagian dari wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Jumlah penduduknya hanya sekitar 810 jiwa, sangat sedikit jika dibandingkan dengan total penduduk pulau lainnya di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Karena keunikan yang ada pada para penduduk Pulau Miangas, para peneliti bahasa pun akhirnya sangat tertarik untuk meneliti bahasa dan dialek yang digunakan oleh penduduk Pulau di ujung Sulawesi Utara ini.
Pasalnya, para penduduknya biasa disebut poliglot atau kemampuan untuk menuturkan beberapa bahasa.
Mereka bisa bicara bahasa Indonesia, bahasa Tagalog Filipina, bahasa Bisaya, dan sebagian fasih berbahasa Inggris.
Kefasihannya dilihat dari ketika mereka menggunakan bahasa tagalog Filipina dalam komunikasi keseharian penduduk Miangas selain menggunakan bahasa Indonesia.
Mulanya, ada kekhawatiran bahwa bahasa Indonesia terancam punah di pulau ujung utara Sulawesi Utara ini.
Baca Juga: Skema BUMN Selesaikan Kreditur Istaka Karya, Erick Thohir: Kami Siap Bekerja Keras
Namun, kekhawatiran tersebut runtuh, karena para penduduk Miangas masih aktif dan intensif menggunakan bahasa Indonesia dan kecintaan mereka terhadap Indonesia pun tak terbantahkan.
Bahkan, kemampuan berbahasa para penduduk Miangas Sulawesi Utara ini seolah telah menjadi bagian dari keunikan penduduknya.
Rupanya setelah dikulik oleh para peneliti bahasa, terungkap alasan mengapa sebagian besar penduduk Miangas Sulawesi Utara fasih berbahasa tagalog Filipina.
Setelah ditelusuri oleh para peneliti bahasa mengenai asal-usul penduduk Miangas Sulawesi Utara, ternyata di masa lampau sebagian penduduk Miangas diketahui ada masanya mereka berkebun di Pulau Mindanao, Filipina.
Selain itu juga diketahui penduduk Miangas Sulawesi Utara ini melakukan aktivitas ekonomi ke wilayah Kepulauan Filipina Selatan.
Namun, kini aktivitas tersebut sangat berkurang semenjak perekonomian Indonesia semakin membaik.
Sehingga lama kelamaan orientasi kehidupan dan budaya penduduk Miangas Sulawesi Utara lebih dekat dengan Indonesia.
Ditambah lagi dengan masuknya Pulau Miangas ke dalam wilayah kekuasaan pemerintah Hindia Belanda.
Setelah melalui proses yang panjang, Pulau Miangas ditetapkan menjadi bagian dari wilayah Indonesia berdasarkan ketetapan UU No.10 Thn 1976 tentang Pengesahan Perjanjian Ekstradisi antara Indonesia dan Filipina.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi