

inNalar.com – Pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia ini ada di Provinsi Jawa Timur dan telah berdiri sejak tahun 1925.
Ide pendirian dan pembangunan pelabuhan tersibuk se-Jawa Timur, Pelabuhan Tanjung Perak dicetuskan oleh Ir.W.de Jongth sejak tahun 1875.
Hal tersebut memiliki tujuan kapal-kapal samudera mendapatkan pelayanan untuk bongkar muat barang secara langsung tanpa melalui tongkang atau perahu.
Pasalnya, dulu banyak sekali kapal-kapal pesiar besar yang berlabuh di sekitaran jembatan Surabaya, Jawa Timur sebelum adanya pelabuhan yang dibangun.
Kapal pesiar besar bak titanic pun juga singgah di Jawa Timur untuk melakukan bongkar muat barang sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.
Oleh karena itu, pada masa kolonial Belanda, Ir.W.de Jongth memiliki sebuah ide untuk membangun pelabuhan di Surabaya, Jawa Timur.
Baca Juga: Anggaran Capai 850 Miliar, Bandara di Sulawesi Selatan Ini Potong 3 Bukit Guna Perlintasan Pesawat
Namun, ide tersebut ditolak karena membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Akhirnya, pada tahun 1925 berdirilah Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Jawa Timur.
Pelabuhan di Surabaya, Jawa Timur ini menjadi salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia dan menempati urutan kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok.
Tanjung perak juga merupakan salah satu pintu gerbang Indonesia yang berfungsi sebagai kolektor dan distributor barang dari dan ke kawasan timur Indonesia.
Baca Juga: 419 KM ke Kota Jambi, Gunung di Kerinci Ini Jadi Puncak Pulau Sumatera dan Habitat Harimau Sumatera
Wilayah bagian timur yang menjadi sumber ataupun tujuan distributor tersebut juga termasuk Surabaya, Jawa Timur.
Pelabuhan Tanjung Perak sendiri memiliki total luas yang mencapai 1.274 hektar dengan kedalaman air mencapai 16 meter dari permukaan air laut.
Tanjung Perak sendiri menjadi kantor pusat dari PT Persero Pelabuhan Indonesia III dengan otoritas yang dimilikinya adalah KSOP kelas utama Tanjung Perak.
Sebagai tempat singgahnya kapal-kapal feri hingga pesiar, terdapat sebuah terminal di sebelahnya dengan nama Terminal Petikemas.
Sedangkan terminal penumpang termewah di Jawa Timur dan menjadi bagian dari Pelabuhan Tanjung Perak adalah Gapura Surya Nusantara.
Lokasi pelabuhan tersibuk di Jawa Timur ini juga sangat strategis, langsung terhubung dengan jalan nasional maupun jalan tol.
Jalan tol yang terhubung dengan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Jawa Timur adalah jalan tol Surabaya-Gempol yang terintegrasi dengan tol Surabaya-Gresik hingga tol waru-juanda.***