Butuh Anggaran 2,2 Triliun, Bendungan di Gorantalo Ini Digadang-gadang Akan Jadi yang Terbesar

inNalar.com – Pembangunan infrastruktur di Indonesia terus dikebut. Berbagai infrastruktur dibangun baik itu untuk menunjang mobilitas masyarakat seperti jalan, bandara, pelabuhan maupun yang bermanfaat bagi kehidupan seperti kanal, dan bendungan.

Berbagai proyek infrastruktur tersebut tersebar diberbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya seperti bendungan Bulango Ulu di Provinsi Gorontalo.

Bendungan ini terletak di 3 desa, yakni Desa Tulo’a di Kecamatan Bolango Utara, Desa Mongiilo dan Desa Owata di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Rencananya bendungan ini dibangun dengan dana yang fantastis mencapai Rp 2,2 Triliun.

Baca Juga: Habiskan Dana 80 Miliar, Wisata Unik di Surabaya Ini Ajak Pengunjung Telusuri Ruangan Bawah Tanah

Bendungan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini nantinya akan digunakan untuk pengairan, PLTA dan wisata. Bendungan Bulango Ulu direncanakan dibangun dengan ketinggian mencapai 65,9 meter dan luas genangannya mencapai 690 hektar.

Pembangunan bendungan sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan direncanakan dapat selesai pada tahun 2024.

Diharapkan nantinya bendungan tersebut mampu untuk mengendalikan banjir sungai Bulango sekaligus menyediakan kebutuhan air bersih di kabupaten Bone Bolango.

Baca Juga: 5 Wilayah Tersejuk Sewaktu Musim Hujan di Kalimantan Timur, Balikpapan Termasuk?

Nantinya bendungan ini mampu menyuplai air bersih sebesar 2.200 liter/detik. Bendungan juga dapat menyuplai kebutuhan air untuk lahan irigasi seluas 4.193 Hektar.

Dengan suplai air, bendungan juga diharapkan mampu mereduksi banjir sebesar 414,22 m3/detik. Selain suplai air bendungan Bulango Ulu juga akan digunakan sebagai PLTA yang nantinya mampu menghasilkan daya sebesar 4,95 MW.

Bendungan Bulango Ulu nantinya juga direncanakan sebagai tempat wisata dan sarana olahraga air di kabupaten Bone Bolango. Bendungan dapat dijadikan area bersantai dan menikmati pemandangan sekitar.

Baca Juga: Salip Cilacap, Ekspansi Kilang Minyak di Kalimantan Timur Ini Telan Biaya 46 Triliun dan Tampung 360 Ribu BH

Pembangunan bendungan ini nantinya akan mampu memberikan bendungan ini nantinya akan berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat Gorontalo. Selain itu juga mampu berkontribusi terhadap ekonomi nasional dengan meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Bendungan yang digadang-gadang sebagai bendungan terbesar di Gorontalo ini memiliki panjang mencapai 358,75 meter. Nantinya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat Gorontalo khususnya warga sekitar.

Progres pembangunan bendungan sendiri pada saat ini sedang dalam tahap pengerjaan bendungan utama (Main Dam). Sebelumnya progres pembangunan telah menyelesaikan terowongan pengelak bendungan Bulango Ulu.

Selain itu, pembebasan lahan bendungan sendiri telah hampir selesai sepenuhnya. Sehingga progres pembangunan dapat terus berjalan. Satu-satunya permasalahan adalah masih digunakannya area pembangunan sebagai jalan oleh masyarakat sekitar.*** (Irma Agustiana)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]