

inNalar.com – Orang-orang pasti tahu tentang kota Batam. Meskipun terkenal dengan barang elektroniknya, namun kali ini Batam akan memiliki pabrik lain.
Pasalnya, China akan membangun pabrik di Batam, yang merupakan pabrik kaca dan solar panel.
Bahkan pabrik di Batam itu nantinya akan menjadi yang terbesar, setelah China, saat nanti selesai dibangun.
Adapun kenapa China bisa berinvestasi hingga membuat pabrik kaca dan solar panel di China tersebut, semua bermula saat kunjungan presiden RI, Jokowi ke China.
Sederhananya, kunjungan dari Jokowi ke China tersebut adalah karena adanya komitmen dari pabrik di China untuk berinvestasi sekaligus membangun pabrik yangn natinya dibangun di Pulau Rempang, Kota Batam.
Sekedar informasi, perusahaan yang akan melakukan investasi dan membangun pabrik kaca dan solar panel di Batam itu adalah Xinyi group.
Baca Juga: Bak Taj Mahal, Masjid di Gorontalo Ini Juga Jadi Simbol Cinta Sang Sultan, Bisa Tebak Namanya?
Jika tidak familiar dengan nama pabrik tersebut, Xinyi Group merupakan perusahaan terbesar dan terkemuka di dunia, saat berhubungan dengan industri kaca dan solar panel.
Dilansir Innalar.com dari setkab.go.id, kunjungan presiden Jokowi kemarin ke China pada tanggal 28/07/2023 adalah untuk menyaksikan penandatanganan berbagai dokumen kerja sama dalam membangun ekosistem hilirisasi industri kaca dan panel surya di Indonesia yang dilaksanakan kemarin, tepatnya di Hotel Shangri-La, Chengdu, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Bahlil Lahadalia, selaku Menteri Investasi/Kepala BKPM menjelaskan jika saat ini merupakan dilakukannya penandatanganan MoU, dan perjanjian kerja sama dalam rangka membangun ekosistem hilirisasi di Rempang, Kawasan Batam.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, nantinya pabrik kaca dan solar panel ini merupakan yang terbesar di dunia, jika tidak menghitung pabrik kaca di China.
Bahkan perusahaan Xinyi group itu akan memberikan nilai investasi sebanyak 11,5 miliar USD.
Meskipun pemberi dari investasi sebanyak itu adalah China, tapi tak perlu khawatir.
Karena menurut Bahlil, nanti perusahaan pabrik kaca dan solar panel di Batam ini akan menyerap banyak tenaga kerja dari Indonesia.
Bahkan diketahui jika tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya kurang lebih sebanyak 35 ribu orang.
Jika heran kenapa harus membutuhkan tenaga kerja sebanyak itu, alasannya karena pabrik ini merupakan hilirisasi pasir kuarsa dan silika.
Nah itulah pembuatan pabrik kaca dan solar panel terbaru di Batam. dengan pembangunan itu, maka pabrik tersebut tentu akan menjadi terbesar di ASEAN sekaligus mampu membuka lapangan kerja baru di Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi