Jadi Penghubung Kepulauan di Sulawesi Utara, Bandara di Kep. Sitaro ini Bakal Perkuat Ekonomi Indonesia?

inNalar.com – Pembangunan bandara kini tidak hanya berpusat pada kota-kota besar di Indonesia saja. Berbagai pulau yang tersebar di bagian ujung terluar Sulawesi Utara pun kini semakin banyak didirikan bandara dan pelabuhan.

Contohnya seperti di Kepulauan Talaud, Sangihe, dan yang akan dibahas kali ini adalah bandara yang berada di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau Sitaro.

Pertumbuhan penduduk di Kepulauan Sitaro diiringi dengan kebutuhan ekonomi wilayahnya yang semakin meningkat tentu harus diiringi dengan infrastruktur pendukung yang disajikan oleh Pemprov Sulawesi Utara.

Baca Juga: Habiskan Dana 1,56 Triliun, Aceh Bangun Bendungan Termahal se-Sumatera, Tawarkan Desain Indah dan Memukau

Bandara Soekarno Siau yang ada di Kepulauan Sitaro ini menjadi salah satu bukti giatnya Pemprov Sulawesi Utara bersama dengan Pemerintah Pusat RI untuk mendorong terwujudnya infrastruktur pendukung ekonomi wilayahnya.

Keberadaan bandara Soekarno Siau tentu akan semakin memudahkan akses antar pulau di Sulawesi Utara dan antar provinsi.

Bahkan, bandara Siau di Kepulauan Sitaro ini bisa menjadi jalur penguat kelancaran roda perekonomian wilayahnya maupun distribusi logistik dari kota pusat di Sulawesi Utara.

Baca Juga: Bukan di Jawa Tengah, Rumah Joglo Terbesar di Dunia Ada di Jawa Timur! Luasnya Setara Lapangan Futsal

Syukurnya, kini harapan masyarakat bersama pemkab Sitaro serta pemprov Sulawesi Utara telah terwujud dengan adanya Bandara baru ini.

Terkait penamaan bandara Siau ini, sebenarnya ada alasan dan sejarah di balik nama Soekarno yang disematkan pada nama bandara ini.

Rupanya, pada tahun 1954, Soekarno sempat mengunjungi Kab Sitaro dan atas kepahlawanannya pula yang akhirnya mebuat tokoh nasional ini ikut dalam penamaan bandara baru ini.

Baca Juga: Terbentang 39 KM, Inilah Fakta Pembangunan Jembatan Selat Bali, Penghubung Pulau Jawa dan Bali

Ada kisah lainnya juga yang sempat menghambat dimulainya bandara Soekarno Siau ini beroperasi.

Yaitu, puting beliung yang sempat menerjang bangunan baru bandara ini pada bulan Februari 2021 lalu.

Atas kejadian cuaca ekstrem ini, sebagian bangunan Bandara Siau ini mengalami kerusakan dan akibatnya perlu ada perbaikan lebih mendalam.

Adapun fasilitas yang dimiliki oleh Bandara Soekarno Siau di Kepulauan Sitaro adalah sebagai berikut.

Gedung PK-PPK 288 meter dan luas terminal Bandara Siau yang terbilang cukup mungil, yaitu hanya 600 meter persegi.

Landasan pacu pesawat dengan panjang 1.325 meter dan lebarnya 30 meter.

Apron dengan luas 70 meter x 60 meter dan taxiway dengan spesifikasi ukurannya 75 meter x 15 meter.

Area runway strip sebagai lahan yang membantu menimalisir kerusakan apabila pesawat keluar jalur landasan, ukurannya 1.545 meter x 90 meter.

Bandara Soekarno Siau ini pun dilengkapi dengan gapura gerbang masuk yang memiliki desain elegan modern.

Uniknya, jalan akses masuk menuju gerbang bandara menanjak ke atas perbukitan berkelok.

Diharapkan dengan adanya Bandara baru di Kepulauan Sitaro ini, masyarakat lebih bisa mengekspansikan komoditi unggulan mereka, terutama lada, ke wilayah-wilayah yang lebih besar di Indonesia.***

Rekomendasi