

inNalar.com – Waduk merupakan salah satu fasilitas yang sangat penting bagi suatu daerah, salah satunya di daerah Provinsi Lampung.
Di Lampung banyak didapati waduk yang berfungsi untuk irigasi atau pengairan di daerah sekitar.
Salah satu waduk yang ada di Provinsi Lampung tepatnya di daerah Kabupaten Tanggamus adalah Waduk Batu Tegi.
Baca Juga: Jokowi Tegaskan Nggak Cawe-Cawe Politik dengan Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto di Istana
Waduk Batu Tegi berlokasi di Desa Pekon, Batu Tegi, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
Waduk Batu Tegi mulai dibangun pada tahun 1994 dan selesai pada tahun 2002 silam.
Namun, Waduk Batu Tegi ini baru diresmikan pada tahun 2004 oleh Presiden yang menjabat pada saat itu yakni Megawati Soekarno Putri.
Biaya pembangunan waduk ini mencapai angka yang fantastis hingga ratusan miliar rupiah.
Untuk pembangunan Waduk Batu Tegi, pemerintah harus menggelontorkan dana sebanyak Rp920 Miliar.
Akibat dibangunnya waduk ini pada akhirnya membentuk volume debit air mencapai 687.767 juta m3.
Tak hanya itu, luas permukaan waduk Batu Tegi ini mencapai kurang lebih sebesar 16 Km2.
Waduk Batu Tegi ini bisa memiliki luas sekitar 3.560 hektar dan menghasilkan kapasitas listrik total mencapai 125,2 giga watt per tahunnya.
Fungsi utama dari waduk ini yaitu sebagai pembangkit listrik tenaga air dan pengairan lahan pertanian atau irigasi.
Waduk Batu Tegi ini disebut-sebut menjadi salah satu waduk terbesar se-Asia Tenggara.
Uniknya, dengan dibangunnya bendungan ini terdapat bukit di sekitarnya yang tenggelam oleh naiknya debit air waduk.
Selain difungsikan untuk PLTA dan irigasi, waduk ini juga merupakan salah satu objek wisata yang populer di Tanggamus.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi