Sudah Seabad, Pembangunan Jalur Kereta Api Di Kalimantan Barat Ini Selalu Gagal Sejak Era Kolonial, Kenapa?

InNalar.com – Sejak tahun 1915 pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Selatan sudah direncanakan tapi sampai pada tahun 2023 jalur kereta api tersebut selalu gagal.

Pembangunan jalur kereta api tersebut mulai dari daerah Pontianak menuju ke daerah Singkawang dan daerah Sambas Kalimantan Barat.

Pembangunan jalur kereta api tersebut akan menyusuri sepanjang garis pantai yang ada di Kalimantan Barat, tetapi perencanaan pembangunan jalur kereta api tersebut ditolak.

Baca Juga: Jokowi Tegaskan Nggak Cawe-Cawe Politik dengan Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto di Istana 

pada saat itu seorang pemimpin yang bernama Roeloffs Valk Borneo telah mengusulkan perencanaan tersebut tetapi langsung ditolak oleh pemerintah kolonial pusat yang berada di Batavia. 

Jarak dari Pontianak menuju ke Singkawang memiliki jarak hingga 142 km, dan kereta api dari Singkawang menuju ke Sambas memiliki jarak 75 km.

Sehingga jarak total yang dimiliki jalur kereta api tersebut mencapai jarak hingga 217 km, pada tahun 1971 tepatnya pada tanggal 30 Januari pengerjaan dilakukan dengan menghabiskan dana hingga mencapai 5 juta gulden.

 Baca Juga: Inilah Danau Terbesar dan Terindah di Jawa Timur, Saking Indahnya Bisa Bikin Lupa Mantan! Lokasinya di Sini…

Pembangunan jalur rel kereta api tentunya tidak terlepas dengan keamanan dan terdapat beberapa daerah di Kalimantan Barat yang penduduknya sudah untuk diatur.

Terdapat tiga daerah di Kalimantan Barat yang susah diatur yaitu Ketapang, Singkawang dan juga Pemangkat.

Jalur kereta api yanga akn dibanguna. Secara keseluruhan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah kolonial belanda dan juga akan ada eksploitasi rezim.

 Baca Juga: Panjangnya 75 KM, Tol Yogyakarta-Bawen Ini Miliki Terowongan dalam Gunung dan Tak akan Pangkas Pepohonan Lagi

Alsan dari penololakan dari pemerintah kolonial belanda pembnagun jalur kereta api paling baik adalah dari jalur Pontianak menuju ke Banjarmasin.

Jalur rel kereta api tersebut akan akan melintang di sepanjang Borneo yang nantinya akan ada jalur dari Pontianak Kalimantan Barat menuju Singkawang dan Sambas yang digunakan sebagai jalur sekunder. 

Masyarakat yang sulit diatur tentunya menjadi kendala yang besar juga jika terdapat pembangunan jalur rel kereta api.

Pada dasarnya untuk perencanaan pembangunan jalur rel tersebut akan banyak didanai oleh pemerintah yang nantinya akan bekerjasama dengan pihak swasta.

Tetapi sudah memakan waktu 100 tahun pembangunan rel kereta api ini tidak kunjung terlaksanakan.

Tentunya perencanaan pembangunan ini sudah seabad tetapi pembangunan infrastruktur jalur kereta api yang berada di Borneo Barat ini tidak dilaksanakan.***

Rekomendasi