Habiskan Anggaran Senilai Rp126 Miliar! Terminal Baru di Bandara Jambi Ini Miliki Luas Hingga 61.500 m2

inNalar.com – Salah satu bandara tertua di Jambi adalah Bandara Sultan Thaha Syaifuddin.

Bandara Sultan Thaha Syaifuddin berlokasi di Jl. Jawa, Paal Merah, Kec. Jambi, Kota Jambi, Jambi.

Menariknya, bandara tertua di Jambi ini telah dibangun pada masa kolonial penjajahan Belanda.

Baca Juga: Jawa Timur Memimpin dengan Lahan Seluas 184,2 Hektar: Inilah 6 Daerah Penghasil Tebu Terbesar di Indonesia!

Pada saat awal berdirinya bandara Sultan Thaha Syaifuddin nama bandara ini dikenal dengan Lapangan Terbang Palmerah.

Pada tahun 2011, Bandara Sultan Thaha Syaifuddin ini mengalami beberapa renovasi untuk ditingkatkan kemampuannya dalam melayani jumlah penumpang yang semakin meningkat setiap harinya.

Kemudian pada tahun 2016, Bandara Sultan Thaha Syaifuddin ini menambah terminal baru.

Baca Juga: 6 Jam dari Palembang, The Hidden Paradise of Sumatera Selatan dengan View Eksotis Ternyata Ada di Pulau Ini

Terminal baru di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin tersebut diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Proyek terminal baru di Bandara Sultan Thaha ini adalah ‘pilot project’ bagi pengembangan bandara-bandara kecil lainnya.

Proyek terminal baru tersebut terdiri dari overlay setebal 10 cm, luas terminal 35.000 m2 dan luas parkir 26.500 m2.

Baca Juga: Gelontorkan Dana Triliunan, Rancangan Pembangunan Jembatan di Kalimantan Barat Ini Memiliki Desain Mewah

Jadi, secara keseluruhan luas total terminal baru di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin ini mencapai 61.500 m2.

Parkiran seluas 26.500 m2 di terminal baru tersebut diklaim mampu menampung 436 mobil dan 415 motor.

Selain itu, dengan dibangunnya terminal baru di bandara ini, diharapkan nantinya terdapat pergerakan 70 pesawat setiap harinya.

Pembangunan terminal baru di bandara ini menghabiskan dana yang cukup fantastis mencapai ratusan miliar.

Untuk pembangunan terminal baru di bandara ini, pemerintah harus menggelontorkan dana sekitar Rp126 Miliar.

Biaya tersebut meliputi pembangunan apron, pembangunan tower dan gedung operasi dan pembangunan fasilitas pokok dan penunjang lainnya.***

Rekomendasi