Jadi Pusat Oleh-oleh Legendaris di Semarang, Pasar Tradisional Ini Pernah Jadi yang Terbesar se-Asia Tenggara?

inNalar.com – Pasar merupakan salah satu pusat yang dijadikan sendi perekonomian suatu daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Salah satu pasar tradisional yang berada di Kota Semarang ini katanya dulu pernah menjadi pasar terbesar se-kawasan Asia Tenggara.

Karena dulunya disebabkan adanya sentralisasi dalam mempersatukan fungsi 5 pasar sekaligus di kawasan Kleman.

Baca Juga: 64 Km dari Surakarta, Hutan Beringin Seluas 2,5 ha di Yogyakarta Disulap Jadi Pasar Teramai se-Indonesia?

Diantara 5 pasar tersebut, ada pasar Johar sendiri, pasar Jum’at, pasar Pekojan, pasar Pedamaran, serta pasar Benteng.

Pasar ini terletak di Jalan H. Agus Salim, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang Jawa Tengah.

Selain pernah menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara, hingga saat ini pasar tersebut juga masih menjadi pasar terbesar se-Jawa Tengah.

Baca Juga: Rawa dan Sawah Seluas 454 ha di Kemayoran Ini Jadi Saksi Bisu Proyek Bandara Pertama di Indonesia

Pasar ini dijadikan cagar budaya di Kota Semarang karena mengandung sejarah perekonomian yang paling padat se-Asia Tenggara.

Menurut sejarahnya, pasar ini sudah dibangun sejak tahun 1938 yang lalu, karena itulah pasar ini juga jadi salah satu pasar tertua di Indonesia.

Di pasar ini banyak ditemukan jajanan legendaris khas Semarang yang tidak banyak ditemui di pasar-pasar tradisional lainnya.

Baca Juga: 5 Wilayah Terkaya di Provinsi Banten, Benarkah Pendapatannya Ada yang Melebihi Jakarta?

Pasar tradisional yang dimaksud dari penjelasan-penjelasan di atas adalah Pasar Tradisional Johar Semarang.

Bangunan pasar Johar Semarang dulunya dirancang sendiri oleh Ir. Thomas Karsten, tepatnya di tahun 1933.

Karena bangunannya yang kurang luas pasar Johar akhirnya dilebarkan, hingga mengambil sebagian tanah alun-alun, penjara, serta toko-toko di sekitarnya.

Hingga saat ini pasar Johar masih menjadi pusat perekonomian serta keramaian di Kota Semarang, karena letaknya yang strategis.

Selain itu pasar Johar Semarang juga menjadi mata rantai perekonomian yang keberadaannya berpihak pada rakyat kecil.***

Rekomendasi