Panjangnya 162 Km! Sungai di Jambi Ini Masuk Kawasan Geopark yang Memiliki Warisan Berusia 300 Juta Tahun

inNalar.com – Jambi adalah salah satu Provinsi yang terletak di Pulau Sumatera dan terkenal akan panorama alamnya yang indah.

Di Provinsi Jambi terdapat beberapa sungai yang membentang dan beberapa diantaranya menjadi salah satu yang terpanjang di Sumatera.

Salah satu sungai di Jambi berlokasi di Kabupaten Merangin yang merupakan anak sungai dari Sungai Batang Tembesi.

Baca Juga: Hasilkan Rp 70 M Perhari, Pelabuhan Perikanan di Bitung ini Mampu Produksi 52.086 Ton Ikan, Terkaya di Sulut?

Sungai di Kabupaten Merangin tersebut bernama Sungai Batang Merangin.

Sungai Batang Merangin mengalir di 3 kabupaten di Provinsi Jambi yakni Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Sarolangun.

Jika kalian berkunjung ke Sungai Batang Merangin terdapat spot wisata ekstrem yakni wisata rafting.

Baca Juga: Daftar Landmark Megah di Pulau Jawa: Ada yang Berdiri Sejak Tahun 800, Paling Tua Bukan dari Jawa Timur?

Aliran sungai Batang Merangin bisa dibilang cukup deras, maka dari itu cocok untuk olahraga rafting.

Sungai ini mempunyai bermacam-macam jenis jeram dengan tantangan dan grade yang berbeda-beda.

Tak ayal jika sungai Batang Merangin telah diakui sebagai salah satu arum jeram berskala Nasional.

Baca Juga: Temuan Benda Bersejarah 6.000 Tahun SM di Kep Talaud Ini Bukti Sulut Pernah Jadi Pusat Asia-Pasifik, Benarkah?

Sungai Batang Merangin juga merupakan bagian dari Geopark Merangin yang telah diakui UNESCO.

Adapun destinasi wisata lainnya yang juga bagian dari Geopark Merangin adalah Hutan Adat Rantau Kermas, Pendakian Gunung Masurai, dan Sungai Mengkarang.

Sebagai informasi, Geopark Merangin merupakan kawasan destinasi wisata yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Global Geopark.

Di Geopark Merangin, kalian dapat menemukan karakteristik batuan purba yang berusia lebih dari 200 juta tahun.

Selain itu, di Geopark Merangin terdapat sisa flora purba, pohon, dan fosil laut yang usianya lebih dari 300 juta tahun.

Pohon dan fosil laut tersebut ditemukan di Sungai Batang Merangin dengan ketebalan mencapai 500 meter dan satu-satunya di dunia.***

Rekomendasi